News

KEMENPERIN GENJOT DAYA SAING INDUSTRI PLASTIK DAN KARET

2019-07-09 14:24:20 | category : BIS | company id : EKOM

89142110 IQPlus, (09/07) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu daya saing industri plastik dan karet karena menjadi kontributor penggerak perekonomian nasional. Sebab, industri plastik dan karet merupakan sektor yang mendapatkan prioritas pengembangan sesuai Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035. "Industri plastik dan karet merupakan dua sektor yang strategis dengan karakteristik yang berbeda. Keduanya merupakan industri vital dengan ruang lingkup hulu hingga hilir, memiliki variasi produk yang sangat luas, serta selalu dibutuhkan oleh sektor industri lainnya sehingga masih potensial dikembangkan," kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono pada pembukaan "Pameran Produk Industri Plastik dan Karet 2019" di Plasa Pameran Industri, Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa. Sigit menuturkan, selama ini industri plastik dan karet di dalam negeri telah mampu berproduksi dengan kualitas yang baik sesuai standar sehingga mampu bersaing dengan produk impor. Produk dari kedua sektor tersebut juga memiliki tingkat konsumsi yang masih tinggi. "Aplikasi kedua produk itu sangat luas untuk sektor industri lain, seperti industri kemasan untuk makanan dan kosmetik, elektronik, otomotif, dan industri lainnya. Maka itu, dalam pameran ini, kami pertunjukkan kemampuan teknologi yang sudah dikuasai kedua sektor ini," ungkapnya. Pameran Produk Industri Plastik dan Karet 2019 diselenggarakan di Plasa Pameran Industri pada 9-12 Juli 2019 dengan diikuti 38 pelaku usaha, terdiri dari 17 perusahaan industri plastik, 14 perusahaan industri karet, 4 asosiasi produsen, serta 3 instansi pemerintah. Dalam upaya pengembangan industri karet, pemerintah saat ini mendorong agar sektor tersebut bisa lebih maju lagi dan mampu menyerap bahan baku karet dalam negeri yang melimpah dengan maksimal. Indonesia merupakan salah satu negara utama penghasil karet alam dengan produksi melebihi 3,7 juta ton per tahun. "Untuk itu, Kemenperin gencar mendorong transformasi dan penguatan komoditas karet dengan memperluas produksi karet di hilir," ujar Sigit. (end)



Tanggal Category Headline Details
2019-07-09 14:24:20 BIS KEMENPERIN GENJOT DAYA SAING INDUSTRI PLASTIK DAN KARET 89142110 IQPlus, (09/07) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu daya saing industri plastik dan karet karena menjadi kontributor pe... Readmore
2019-07-09 15:12:28 BIS BUMI SUDAH BAYAR TOTAL US$270,4 JUTA POKOK DAN KUPON TRANCHE A 89150833 IQPlus, (09/07) - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menegaskan telah memproses pembayaran keenam sebesar US$30,99 juta melalui agen fasilitas... Readmore
2019-07-09 15:08:32 BIS AS BERTEKAD TERUS TEKAN EKONOMI IRAN 89145957 IQPlus, (09/07) - Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, Senin (8/7), mengatakan negaranya akan terus meningkatkan tekanan ekonomi terh... Readmore
2019-07-09 14:58:34 BIS CHAROEN POKHPAND RESMIKAN RUMAH POTONG HEWAN UNGGAS KE-6 DI BALI 89145739 IQPlus, (09/07) - Charoen Pokphand Indonesia (CPI) kembali meresmikan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) yang keenam di Kecamatan Selemadeg... Readmore
2019-07-09 14:31:30 BIS NINTENDO PINDAHKAN SEBAGIAN PRODUKSI KONSOL SWITCH KE VIETNAM 89143016 IQPlus, (09/07) - Nintendo Co Ltd, berencana merubah sebagian produksi konsol game Switch mereka ke Vietnam dari China guna melakukan div... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Care Center
021 – 8378 0888
Dealing Room
021 – 8378 0900