News

BAHLIL KLAIM SELESAIKAN Rp128 TRILIUN INVESTASI TERHAMBAT

2019-12-13 16:44:33 | category : BIS | company id : EKOM

46164324 IQPlus, (13/12) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim berhasil menyelesaikan Rp128 triliun potensi investasi yang realisasinya terhambat dalam dua bulan kepemimpinannya di lembaga tersebut. "Jadi BKPM dalam dua bulan ini sudah menyelesaikan Rp128 triliun potensi investasi yang (nantinya) pada 2020 mulai realisasi," katanya di Jakarta, Jumat. Angka tersebut berasal dari total Rp700 triliun investasi eksisting di Indonesia yang belum juga terealisasi karena terhambat masalah di dalam negeri, mulai dari perizinan hingga lahan. "Jadi utang saya masih ada Rp500 triliun lagi dari lebih dari Rp700 triliun potensi investasi," imbuhnya. Bahlil menegaskan sisa Rp500 triliun potensi investasi yang belum terealisasi itu merupakan akumulasi potensi investasi yang ingin didorong agar bisa mulai terealisasi. Namun, mantan Ketua Umum Hipmi itu mengaku belum bisa memastikan kapan total Rp500 triliun itu bisa rampung seluruhnya karena penyelesaian rumitnya realisasi investasi juga terkait dengan kewenangan di daerah. "Tapi target Pak Presiden tidak boleh lebih dari 2020. Pak Presiden memerintahkan bulan tujuh (Juli) harus clear. Makanya kami berusaha semaksimal mungkin mewujudkannya," imbuhnya. Bahlil mengaku akan melakukan pantauan langsung ke salah satu lokasi investasi yang tengah mengalami masalah. Misalnya, ke lokasi pengelolaan kawasan industri di Batam. "Besok kami akan lihat potensi Rp60 triliun pengelolaan kawasan industri di Batam. Kemarin juga PLTU di Jawa Barat kami selesaikan," pungkasnya. Bahlil Lahadalia sebelumnya menyebut sebanyak Rp700 triliun investasi antre masuk ke Indonesia namun masih terkendala berbagai masalah domestik. Nilai investasi tersebut yakni dalam bentuk investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI). "FDI ini sudah di depan pintu. Tapi tidak bisa masuk dan berinvestasi ke dalam negeri sebab masalah-masalah sepele dan klasik, berputar-putar, izin-izin, rekomendasi, regulasi perpajakan, dan ketersediaan lahan," katanya.(end/ant)



Tanggal Category Headline Details
2019-12-13 16:44:33 BIS BAHLIL KLAIM SELESAIKAN Rp128 TRILIUN INVESTASI TERHAMBAT 46164324 IQPlus, (13/12) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim berhasil menyelesaikan Rp128 triliun potensi in... Readmore
2019-12-13 16:27:10 BIS SAMUDERA INDONESIA KUASAI 32$ SAHAM ISTA INDONESIA 46162647 IQPlus, (13/12) - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melakukan penyertaan modal ke PT ISTA Indonesia yang merupakan perusahaan terafiliasi d... Readmore
2019-12-13 15:34:16 BIS BURSA JEPANG DITUTUP NAIK TAJAM JUMAT INI 46153404 IQPlus, (13/12) - Bursa Jepang ditutup naik lebih dari 2,5 persen pada Jumat ini karena harapan kesepakatan dagang AS-China dan kemenangan... Readmore
2019-12-13 15:48:09 BIS TELENOR PILIH ERICCSON UNTUK PENYEDIAAN JARINGAN 5G 46154743 IQPlus, (13/12) - Perusahaan telekomunikasi asal Norwegia, Telenor telah memilih perusahaan Swedia Ericsson sebagai penyedia utama teknolo... Readmore
2019-12-13 15:52:01 BIS SRI MULYANI OPTIMISTIS DEFISIT APBN 2019 TETAP 2,2 PERSEN 46155057 IQPlus, (13/12) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 tidak akan m... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Care Center
021 – 8378 0888
Dealing Room
021 – 8378 0900