News

ITOCHU RESEARCH : PERLU DUA HINGGA TIGA TAHUN BAGI AKTIVITAS EKONOMI DI JEPANG KEMBALI NORMAL

2020-07-10 14:11:51 | category : BIS | company id : INEW

91140746 IQPlus, (10/07) - Ekonomi Jepang akan menyusut pada laju tercepat dalam beberapa dekade dalam tahun ini hingga Maret 2021, memaksa pemerintah untuk menyusun paket stimulus lain untuk meredam pukulan dari pandemi coronavirus, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan pada hari Jumat. Banyak responden memperkirakan langkah kebijakan Bank of Japan (BOJ) berikutnya adalah memperluas stimulus, tetapi mereka tidak melihat pandemi yang memicu krisis sektor perbankan tahun ini. Ekonomi terbesar ketiga di dunia itu diperkirakan berkontraksi 5,3 persen tahun fiskal ini, jajak pendapat 3-9 Juli yang dilakukan oleh lebih dari 30 ekonom menunjukkan, yang paling menyusut sejak data yang sebanding tersedia pada 1994. Ini akan pulih 3,3 persen tahun depan, menurut jajak pendapat. Ekonomi akan tumbuh pada laju tahunan 10,0 persen pada kuartal saat ini pada tahun 2020 setelah setelah menyusut 23,9 persen pada kuartal kedua yang berakhir Juni, jajak pendapat menunjukkan. "Diperlukan dua hingga tiga tahun bagi aktivitas ekonomi untuk kembali ke tingkat normal di Jepang karena pasar luar negeri kemungkinan akan terus menderita dari penyebaran virus," kata Atsushi Takeda, kepala ekonom di Itochu Research Institute. Dua pertiga ekonom yang disurvei memperkirakan Jepang akan menyusun paket stimulus berikutnya tahun ini untuk mengurangi kepedihan pada perusahaan dan rumah tangga. Jepang sejauh ini telah meluncurkan dua paket senilai US $ 2,2 triliun. Arata Oto, ekonom pasar di Societe Generale Securities Jepang, mengharapkan paket stimulus berikutnya bernilai sekitar 1-2 persen dari produk domestik bruto negara itu.(end/rtr)



Tanggal Category Headline Details
2020-07-10 14:11:51 BIS ITOCHU RESEARCH : PERLU DUA HINGGA TIGA TAHUN BAGI AKTIVITAS EKONOMI DI JEPANG KEMBALI NORMAL 91140746 IQPlus, (10/07) - Ekonomi Jepang akan menyusut pada laju tercepat dalam beberapa dekade dalam tahun ini hingga Maret 2021, memaksa pemerint... Readmore
2020-07-10 13:57:44 BIS KEMENPERIN TEGASKAN PRODUK AMDK DI PASARAN SUDAH MEMENUHI SNI WAJIB 91135323 IQPlus, (10/07) - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa produk air minum dalam kemasan (AMDK) yang beredar di pasar domestik dan dipr... Readmore
2020-07-10 13:36:14 BIS LPEI BANTU PULIHKAN BISNIS UMKM DI DAERAH 91133246 IQPlus, (10/07) - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank kembali memberikan bantuan untuk memulihkan bisnis pel... Readmore
2020-07-10 13:38:53 BIS BURSA EROPA DIPREDIKSI DIBUKA MELEMAH 91133544 IQPlus, (10/07) - Bursa Eropa ditetapkan untuk pembukaan Jumat sedikit lebih rendah karena kekhawatiran tentang spike kasus virus corona di... Readmore
2020-07-10 13:43:11 BIS KETUA MPR DORONG STIMULUS EKONOMI PEMERINTAH DIGUNAKAN MAKSIMAL 91134241 IQPlus, (10/07) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang kementerian melakukan impor... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Care Center
021 – 8378 0888
Dealing Room
021 – 8378 0900