News

AUSTRALIA CABUT BMAD UNTUK EKSPORTIR TRAFO DAYA INDONESIA

2020-09-21 10:41:17 | category : BIS | company id : EKOM

64103739 IQPlus, (21/09) - Australia mencabut pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) sebesar 28,3 persen untuk eksportir produk trafo daya (power transformers) asal Indonesia. Keputusan ini ditetapkan berdasarkan laporan akhir dari Anti Dumping Review Panel (ADRP) Australia yang dirilis pada 14 September 2020. Produk trafo daya adalah perangkat listrik pasif yang mentrans fer energi listrik dari satu rangkaian listrik ke rangkaian lainnya atau beberapa rangkaian. Trafo paling sering digunakan untuk meningkatkan tegangan listrik rendah pada arus tinggi atau menurunkan tegangan listrik tinggi pada arus rendah dalam aplikasi tenaga listrik dan untuk menggabungkan tahapan rangkaian pemrosesan sinyal elektromagnet. "Tentu kita menyambut baik keputusan Australia mencabut BMAD bagi salah satu eksportir trafo daya Indonesia ini. Peluang mengisi pasar di Australia semakin terbuka, mengingat Taiwan sebagai salah satu pesaing saat ini masih dikenakan BMAD. Kita berharap kinerja ekspor produk ini kembali meningkat sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional saat ini," jelas Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto. Mendag juga menegaskan, pencabutan BMAD ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada upaya mempertahankan, bahkan meningkatkan ekspor Indonesia ke Australia di tengah pandemi Covid-19. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Didi Sumedi mengungkapkan, pencapaian ini tak lepas dari kerja keras dari pemerintah dan eksportir Indonesia dalam memperjuangkan hambatan dagang tersebut. Sejak awal penyelidikan, baik pemerintah maupun eksportir selalu bersikap kooperatif. Australia tetap mengenakan BMAD setelah sunset review dan Indonesia mengajukan banding ke ADRP karena tidak terdapat bukti yang mendukung untuk dilanjutkannya perpanjangan pengenaan BMAD tersebut,. ujar Didi. Laporan akhir ini merupakan hasil upaya banding perusahaan yang didukung Pemerintah Indonesia atas keputusan Australia yang memperpanjang penerapan BMAD selama lima tahun ke depan dengan besaran 28,3 persen berdasarkan temuan penyelidikan peninjauan kembali (review) pada 6 November 2019 silam.(end/ar)



Tanggal Category Headline Details
2020-09-21 10:41:17 BIS AUSTRALIA CABUT BMAD UNTUK EKSPORTIR TRAFO DAYA INDONESIA 64103739 IQPlus, (21/09) - Australia mencabut pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) sebesar 28,3 persen untuk eksportir produk trafo daya (power t... Readmore
2020-09-21 10:44:20 BIS PERTAMINA SALURKAN Rp 1,45 MILIAR KE 28 MITRA BINAAN SE-SORONG RAYA 64104204 IQPlus, (21/9) - Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kasim menggelar kegiatan penyaluran Program Kemitraan (PK) kepada pelaku Usa... Readmore
2020-09-21 10:48:04 BIS PROGRAM DISKON TAMBAH DAYA LISTRIK PLN TEMBUS 367 RIBU PENDAFTAR 64104453 IQPlus, (21/9) - Di tengah pandemi Covid-19, kebutuhan listrik di rumah pelanggan semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya antusi... Readmore
2020-09-21 16:45:18 BIS KEMENTERIAN PUPR: TAHUN 2021 JADI TANTANGAN PENYALURAN FLPP 64164241 IQPlus, (21/09) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menila... Readmore
2020-09-21 16:57:22 BIS GRAB DAN SHOPEE KOMITMEN DUKUNG PROGRAM PAHLAWAN DIGITAL UMKM 64165448 IQPlus, (21/09) - Dua perusahaan teknologi digital besar seperti Grab Indonesia dan Shopee berkomitmen mendukung program Pahlawan Digital U... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Care Center
021 – 8378 0888
Dealing Room
021 – 8378 0900