Stock_Pic_120419

Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat ditutup bervariasi dikarenakan para investor wait and see rilis data kinerja perusahaan di kuartal I-2019 disaat kekhawatiran akan terjadinya perlambatan ekonomi masih membayangi pasar. JP Morgan Chase dan Wells Fargo akan melaporkan kinerja keuangannya hari Jumat. Sementara itu, FactSet memperkirakan laba kuartal I perusahaan S&P 500 akan turun 4,2% yang merupakan kali pertama laba diperkirakan turun sejak 2016. Selain itu, S&P Global Market Intelligence juga memperkirakan rata-rata laba emiten turun 3% YoY. Sementara rata-rata laba sepanjang 2019 hanya 1,9%, jauh di bawah 2018 yang mencapai 22,9%. Hal ini dikarenakan tahun 2018 laba perusahaan melesat akibat pemotongan tarif Pajak Penghasilan (PPh).  Dow Jones -0.05%, S&P500 +0.00%, dan Nasdaq -0.21%.

Bursa Eropa sebagian besar ditutup menguat terdorong dari kabar bahwa para pemimpin Uni Eropa (UE) memberikan perpanjangan waktu Brexit. Penguatan bursa-bursa Eropa dibatasi oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi global. ECB memutuskan menahan suku bunga acuannya, namun ECB memperingatkan bahwa risiko terhadap pertumbuhan ekonomi dunia masih membayangi. Selain itu, investor juga sedang menantikan rilis kinerja perusahaan di kuartal I. DAX +0.25%, CAC40 +0.66%, FTSE100 -0.05%, Stoxx600 +0.06%.

Harga minyak mentah ditutup melemah setelah  OPEC dikabarkan akan kembali meningkatkan output minyak mentah mulai Juli, jika pasokan Venezuela dan Iran turun tajam, sementara harga terus meningkat. Adapun, Produksi minyak mentah Venezuela telah turun di bawah 1 juta barel per hari akibat sanksi AS. Sementara,  Pasokan Iran akan turun tajam setelah AS memperketat sanksi terhadap Teheran.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah tajam terseret dari pelemahan di bursa Asia. Sembilan sektor yang dicatatkan di BEI mengalami pelemahan yang dipimpin melemahnya sektor industri dasar dan manufaktur. Meski demikian, asing mencatatkan net buy sebesar Rp 547 miliar dengan saham TLKM dan DWGL menjadi net top buyer, sedangkan saham BMRI dan BBCA menjadi net top seller. Saham penekan indeks HMSP dan BMRI, sementara saham penopang indeks adalah TCPI dan KAEF. IHSG pada hari ini diperkirakan akan mengalami techical rebound dengan support 6400 - resisten 6470. Saham yang diperhatikan adalah SMGR (buy), KAEF (SoS), BNGA (buy), RAJA (buy), HOKI (buy), dan PPRE (SoS).

 

DISCLAIMER ON


Lastest Post