Stock_Pic_180719

Selamat pagi,

Bursa Amerika melanjutkan pelemahan setelah rilis laporan keuangan yang mengecewakan di tengah laporan The Fed yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi Amerika yang moderat akibat kekhawatiran perang dagang yang membuat potensi penurunan suku bunga menjadi tinggi. Saham-saham besar seperto Caterpillar, United Technology dan Honeywell International anjlok karena prospek yang suram. Indeks Dow Jones -0.42%, S&P 500 -0.65% dan Nasdaq -0.46%.

Bursa Eropa juga melemah di perdagangan kemarin akibat kekhawatiran perang dagang setelah Trump mengatakan jalan yang panjang untuk mencapai kesepakatan. Indeks FTSE 100 -0.55%, DAX -0.72%, CAC 40 -0.76%, STOXX 600 -0.37%.

Harga minyak mentah dunia berakhir melemah setelah stok olahan minyak mentah AS naik melebihi ekspektasi menahan data penurunan stok minyak mentah sebesar 3.1 juta barel. Stok bensin naik 3.6 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi akan turun 925k barel, selain itu stok produk distilasi meningkat 5.7 juta barel melonjak dari ekspektasi yang hanya akan naik 613k barel.

IHSG pada perdagangan kemarin masih bergerak melemah akibat aksi profit taking dan juga kondisi ekonomi Indonesia yang belum kuat serta belum adanya kepastian cabinet kerja jilid II. Indeks membentuk doji candle yang mengindikasikan adanya potensi reversal dengan volume yang meningkat. Kami perkirakan hari ini indeks masih akan bergerak mixed mencoba menguat dengan rentang pergerakan antara level 6351-6439. Saham yang dapat diperhatikan BBNI (buy), PWON (buy), ERAA (buy), TINS (Acc), AKRA (buy), dan HMSP (buy).

DISCLAIMER ON


Lastest Post