2026-01-02 15:56:02 | category : BIS | company id : HRUM
00157326 IQPlus, (02/1) - Emiten pertambangan batu bara dan nikel, PT Harum Energy Tbk (HRUM), mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya untuk menjaga stabilitas pasar modal di tengah kondisi yang berfluktuasi secara signifikan, sekaligus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada 2 Januari 2026, HRUM mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp335.000.000.000 (tiga ratus tiga puluh lima miliar rupiah) untuk aksi korporasi ini. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 13 Tahun 2023, pelaksanaan buyback ini dapat dilakukan tanpa memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perseroan menjadwalkan periode pembelian kembali saham akan berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 2 Januari 2026 hingga 1 April 2026. Manajemen HRUM menegaskan bahwa pendanaan untuk aksi korporasi ini berasal dari dana cadangan Perseroan, bukan dari dana hasil penawaran umum atau pinjaman. "Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk membiayai pembelian kembali saham ini. Kami berkeyakinan bahwa pelaksanaan transaksi tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan Perseroan," ungkap manajemen dalam keterangan resminya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang. Saham hasil pembelian kembali tersebut nantinya dapat disimpan sebagai saham treasuri (treasury stocks) untuk kemudian dialihkan di masa depan, sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku. Hingga saat ini, HRUM memastikan bahwa aksi buyback tidak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan secara material. Dengan jumlah saham beredar yang berkurang, Perseroan memproyeksikan adanya potensi peningkatan laba per saham (earnings per share) yang dapat memberikan dampak positif bagi kepercayaan investor.(end)