2025-01-17 09:59:06 | category : BIS | company id : INEW
01635917 IQPlus, (17/1) - Nintendo pada hari Kamis mengatakan bahwa Switch 2 hybrid baru yang telah lama ditunggu-tunggu akan tersedia tahun ini, dengan layar dan kontroler yang lebih besar, karena perusahaan tersebut ingin memberikan kehidupan baru ke dalam bisnis perangkat kerasnya yang sedang berjuang. Perusahaan tersebut memamerkan Switch 2 dalam sebuah cuplikan video. Awal klip tersebut menampilkan versi konsol saat ini sebelum melepaskan dua kontroler "joy-con" untuk memperluas ukuran tablet yang dipasanginya. Video tersebut kemudian menunjukkan joy-con yang semakin besar dan berubah menjadi warna hitam matte. Joystick dan penutup kontroler tersedia dalam variasi biru muda dan merah. Penutup joy-con tampaknya dapat terhubung ke kontroler secara magnetis saat dilepaskan dari tablet utama Switch 2 saat menopang konsol di atas dudukannya atau memasangnya untuk dimainkan melalui TV rumah. Switch 2 juga dilengkapi dengan penyangga yang ditingkatkan yang berbentuk U dan dapat ditempatkan lebih jauh ke belakang, hingga posisi konsol hampir datar di atas permukaan. Tampilan perangkat ini mirip dengan tiruan yang bocor secara daring menjelang pengumuman resmi Switch 2. Nintendo tidak memberikan tanggal rilis untuk Switch 2, tetapi mengatakan akan mengungkapkan lebih banyak detail selama acara daring "Nintendo Direct" berikutnya pada tanggal 2 April. Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa Switch 2 kompatibel dengan versi lama, yang berarti pengguna akan dapat memainkan gim Switch lama pada model baru. Nintendo berharap Switch 2 akan membantu meningkatkan penjualan konsol. Switch generasi saat ini dirilis pada bulan Maret 2017 dan kini telah mencapai masa pakai hampir delapan tahun. Sebagian besar pembuat konsol cenderung menunggu sekitar enam hingga tujuh tahun sebelum menggantinya dengan model baru. Nintendo memperoleh laba bersih sebesar 27,7 miliar yen Jepang ($178,2 juta) pada kuartal September, turun sekitar 69% dari tahun ke tahun. Pendapatan perusahaan turun 17% dari tahun ke tahun menjadi 276,7 miliar yen Jepang. (end/CNBC)