2026-01-20 15:02:00 | category : BIS | company id : EKOM
01953914 IQPlus, (20/1) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto sebagai dampak luapan air di wilayah KAI Daop 1 Jakarta, meskipun proses pemulihan operasional terus berjalan. "Pembatalan tersebut dilakukan sebagai langkah kehati-hatian demi menjamin keselamatan perjalanan, seiring masih dilakukannya pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana yang terdampak cuaca ekstrem dan banjir," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto M Asad Habibuddin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa. Ia mengatakan pemeriksaan dan penanganan prasarana perkeretaapian di sejumlah lintasan terdampak terus dilakukan secara intensif oleh petugas KAI, sehingga secara bertahap kondisi operasional mulai menunjukkan perbaikan. Akan tetapi, kata dia, KAI masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 5 Purwokerto pada Selasa (20/1) hingga Rabu (21/1) sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan yang memastikan jalur dapat dilalui secara aman. Menurut dia, kereta api yang dibatalkan tersebut meliputi KA 50F-51F (Purwojaya) relasi Gambir-Cilacap, KA 56F-53F (Purwojaya) relasi Cilacap-Gambir, KA 58F-59F (Purwojaya) relasi Gambir-Cilacap, KA 60F-57F (Purwojaya) relasi Cilacap-Gambir, serta KA 7001A (Gajayana Tambahan) relasi Malang-Gambir dan KA 7002A (Gajayana Tambahan) relasi Gambir-Malang. Secara umum, lanjut dia, tingkat keterlambatan perjalanan kereta api terus menurun seiring proses pemulihan pascabanjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah operasional. "KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Hak pelanggan tetap kami jamin melalui pemberian service recovery serta pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku," katanya. (end/ant)