2026-01-21 08:53:25 | category : BIS | company id : EKOM
02031902 IQPlus, (21/1) - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi kendala karena dapat diatasi melalui "refocusing" atau penyesuaian dan realokasi anggaran untuk penanggulangan pascabencana di Sumatera. "Soal biaya no issue, itu bisa kita realokasi dari biaya yang lain, nanti tinggal refocusing," kata Nusron dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa data pertanahan yang diterbitkan setelah tahun 1997 relatif terdokumentasi dengan baik. Namun, tantangan muncul pada bidang tanah yang sertifikatnya terbit sebelum tahun tersebut atau tanah yang belum terdaftar sama sekali, termasuk tanah adat dan tanah dengan alas hak lama. "Kalau soal masalah tanah terdampak, tantangan paling berat adalah merekonstruksi data karena warkahnya hilang, petanya hilang, kemudian fisiknya berubah, tapal batasnya juga berubah, ini yang agak berat di situ," ujar Nusron. (end/ant)