2026-01-22 08:26:05 | category : BIS | company id : ELSA
02130348 IQPlus (22/1) - PT Elnusa Tbk ( ELSA) kembali menegaskan perannya dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional melalui keberhasilan penerapan ulang teknologi velocity string pada awal 2026. Inovasi ini diimplementasikan pada kegiatan dual completion Sumur BNG-68 di Pertamina EP Adera Field, yang berada di bawah pengelolaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatra. Hasilnya, penerapan teknologi velocity string mampu meningkatkan kinerja produksi sumur secara signifikan. Pada lapisan L1, Sumur BNG-68 mencatat produksi minyak sebesar 281 barel per hari (BOPD) dan gas 0,32 MMSCFD, sementara pada lapisan N2 menghasilkan 123 BOPD minyak serta 3,31 MMSCFD gas. Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, mengatakan kesuksesan replikasi teknologi tersebut menjadi bukti keunggulan inovasi Elnusa. Implementasi dual completion lewat pemasangan velocity string memungkinkan dua reservoir dengan tekanan berbeda bisa diproduksikan secara bersamaan tanpa saling mengganggu, padahal biasanya kegiatan tersebut dapat menimbulkan cross flow yang dapat mematikan reservoir dengan tekanan yang lebih rendah sehingga tidak lagi berproduksi. "Keberhasilan replikasi teknologi velocity string pada Sumur BNG-68 ini menunjukkan kemampuan tim Elnusa dalam beradaptasi dengan berbagai tantangan pada sumur-sumur yang berbeda dengan hasil output yang tetap positif. Rangkaian hasil positif dari inovasi teknologi velocity string tentunya menjadi hasil kerja nyata Perwira Elnusa. "Kami tentunya siap mereplikasi inovasi teknologi ini pada wilayah lainnya demi mendukung peningkatan produksi migas nasional yang selaras dengan program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi dan swasembada energi," ungkap Andri. Sebelumnya pada tahun 2025 lalu, penggunaan velocity string Elnusa juga telah sukses meningkatkan produksi secara signifikan Sumur PPS-X19 dan Sumur PPS-12 yang berada di PHR Zona 1 Field Jambi. (end)