2026-01-22 15:10:43 | category : BIS | company id : KAEF
02154374 IQPlus, (22/1) - PT Kimia Farma Tbk (IDX:KAEF) memperkuat perannya sebagai perusahaan farmasi pertama di Indonesia dengan menyambut kunjungan kerja Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., di kantor pusat Kimia Farma, Jalan Veteran No. 9, Jakarta, pada 13 Januari 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 25 tahun pengabdian BPOM menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 lembaga tersebut. Dalam kunjungan ini, Kepala BPOM didampingi Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, dr. William Adi Teja, MD, B.Med., M.Med. Rombongan disambut oleh jajaran Komisaris dan Direksi Kimia Farma. Kegiatan diawali dengan pertemuan antara kedua belah pihak yang membahas sejarah panjang ketahanan kesehatan nasional, di mana Kimia Farma menjadi tonggak awal berdirinya industri farmasi Indonesia sejak tahun 1817. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum refleksi sejarah yang penting untuk meneguhkan kembali kemandirian obat sebagai bagian dari ketahanan kesehatan nasional. Menurutnya, Kimia Farma memiliki peran strategis dalam perjalanan industri farmasi nasional. "Di tempat inilah sejarah industri farmasi Indonesia terbentuk. Kita tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen dalam membangun masa depan kesehatan bangsa yang mandiri dan kuat," ujar Taruna Ikrar. Pada kesempatan yang sama, Taruna Ikrar memberikan apresiasi kepada Kimia Farma atas pengembangan inovasi berbasis riset. Melalui kolaborasi strategis dengan rumah sakit, Kimia Farma telah berhasil menghasilkan produk stem cell yang fasilitas produksinya telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM. Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terus diberikan BPOM kepada Perseroan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut semakin memperkuat komitmen Kimia Farma dalam menjaga mutu, keamanan, serta kepatuhan terhadap regulasi sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. "Momentum kunjungan Kepala BPOM ke Kimia Farma memperkuat komitmen kami untuk terus menjaga mutu, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi. Kimia Farma terus bertransformasi dari masa ke masa untuk mendukung ketahanan kesehatan nasional melalui penyediaan produk dan layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan terjangkau," ujar Djagad. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin dukungan dan kolaborasi yang semakin erat antara BPOM dan Kimia Farma dalam mendorong transformasi industri farmasi, percepatan inovasi, serta peningkatan daya saing produk kesehatan dalam negeri. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian nasional. (end)