2026-02-06 13:55:49 | category : BIS | company id : BUKA
03650095 IQPlus, (6/2) - PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Manajemen BUKA dalam keterangan tertulisnya Jumat (6/2) menuturkan bahwa BUKA menyiapkan dana sebesar Rp280.993.812.026 yang merupakan sisa dari dana yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham sebelumnya berdasarkan Keterbukaan Informasi tanggal 23 Oktober 2025. Aksi korporasi ini akan dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikanpaling lambat 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal 9 Februari 2026 sampai dengan 8 Mei 2026 dengan sumber dana berasal darioptimalisasi kas internal Perseroan. Sebagai informasi, BUKA telah menuntaskan buyback yang terakhir dilaksanakan sejak tanggal 30 Oktober 2025 sampai dengan 29 Januari2026 dan masih terdapat sisa dana pembelian kembali saham sebesar Rp280,99 miliar di kas internal Perseroan. Dana tersebut belum melampaui batas maksimum buyback sebagaimana diatur dalam rencana sebelumnya, sehingga Perseroan memutuskan untuk melanjutkan program buyback saham. Pertimbangan dilakukannya Aksi ini adalah BUKA berkomitmen untuk menjaga keyakinan terhadap nilai pertumbuhan jangka panjang. Langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan antara fundamental Perseroan dan fluktuasi kondisi pasar saat ini, serta tingkat kepercayaan para pemangku kepentingan dapat terus terjaga dalam mendukung usaha Perseroan untuk mewujudkan pertumbuhan yangberkelanjutan. Sehingga dengan melakukan buyback, menunjukkan keyakinan BUKA terhadap nilai intrinsiknya, mengoptimalkan struktur modal, serta memperkuat kemampuannya dalam memberikan nilai pertumbuhan yang berkelanjutan kepada para pemegang saham. Manajeman BUKA menambahkan Pelaksanaan buyback memberikan indikasi bahwa Perseroan memiliki likuiditas yang cukup untuk melakukan pembelian saham tanpa mengganggu kondisi keuangan, operasional atau investasi lainnya yang menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam kondisi keuangan yang sehat dan diperkirakan tidak menyebabkan menurunnya pendapatan Perseroan. (end)