2026-02-09 07:42:27 | category : BIS | company id : INEW
03927640 IQPlus, (9/2) - Saham-saham Jepang melonjak ke rekor tertinggi pada hari Senin, memimpin kenaikan di kawasan tersebut setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memenangkan kemenangan pemilu yang bersejarah. Partai Demokrat Liberal yang berkuasa meraih mayoritas super dua pertiga di majelis rendah yang beranggotakan 465 kursi, demikian dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik NHK. "Kemenangan telak bagi Takaichi bisa menjadi hasil terbaik bagi pasar dalam jangka menengah, karena investasi strategis dan reformasi pajak memperkuat ekuitas," kata Sree Kochugovindan, ekonom riset senior di Aberdeen Investments. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak lebih dari 4% hingga melampaui 56.000 untuk pertama kalinya, sementara Topix bertambah 2,27%, juga mencatat rekor tertinggi. Pemerintahan Takaichi telah mendapatkan momentum yang lebih kuat untuk mengejar pergeseran besar menuju kebijakan fiskal proaktif, didukung oleh mandat publik yang jelas, demikian diutarakan oleh Credit Agricole CIB dalam sebuah catatan setelah kemenangannya. Presiden AS Donald Trump mengucapkan selamat kepada Takaichi atas kemenangannya dalam sebuah unggahan di TruthSocial. "Dia adalah Pemimpin yang sangat dihormati dan sangat populer. Keputusan Sanae yang berani dan bijaksana untuk menyerukan Pemilu membuahkan hasil yang besar," tulisnya. "Rakyat Jepang yang luar biasa, yang memilih dengan antusiasme yang begitu besar, akan selalu mendapat dukungan kuat saya." Pemilu ini menyusul gejolak politik tahun lalu, ketika LDP kehilangan mayoritasnya di Majelis Tinggi, dan kekalahan di Majelis Rendah pada tahun 2024, yang mendorong Perdana Menteri saat itu, Shigeru Ishiba, untuk mengundurkan diri pada bulan September. Di tempat lain, pasar Asia lainnya juga diperdagangkan lebih tinggi. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 4,15%, sementara indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil bertambah 2,97%. Indeks S&P/ASX 200 Australia melonjak 1,65% pada perdagangan awal. Kontrak berjangka Indeks Hang Seng Hong Kong berada di 27.053 dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks di 26.559,95. (end/CNBC)