News

PENDAPATAN TIONGKOK DARI LAYANAN DIGITAL KE LUAR NEGERI MENINGKAT

2026-02-09 11:14:50 | category : BIS | company id : INEW

03940472 IQPlus, (9/2)- Pendapatan Tiongkok dari layanan digital yang dijual ke luar negeri melonjak seiring dengan meningkatnya ekspansi perusahaan teknologi terkemuka, mulai dari ByteDance hingga Tencent Holdings, di bidang live streaming, e-commerce, dan kecerdasan buatan (AI). Surplus perdagangan dari layanan digital, yang mencakup berbagai bisnis mulai dari operasi telekomunikasi hingga komputasi awan, meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun 2025 menjadi rekor US$33 miliar, menurut data dari Administrasi Negara untuk Pertukaran Valuta Asing (Safe). Kategori layanan telekomunikasi, komputer, dan informasi, yang mencakup AI, berkembang hampir 30 persen tahun lalu, menurut perhitungan Bloomberg berdasarkan data neraca pembayaran. Peningkatan ini menggarisbawahi urgensi yang semakin besar dalam mencari pertumbuhan di luar ekonomi terbesar kedua di dunia, di mana persaingan domestik yang ketat dan permintaan yang lesu membebani profitabilitas. Alibaba Group Holding, Tencent, dan ByteDance menguasai sebagian besar ekspor digital Tiongkok, beroperasi di bidang e-commerce, game, dan jejaring sosial melalui nama-nama terkenal seperti Lazada dan TikTok. Pembatasan ekspor AS terhadap chip kelas atas telah mendorong pengembang AI Tiongkok untuk membangun pusat data di luar negeri agar lebih mudah mengakses teknologi yang lebih canggih. Alibaba dan para pesaingnya mengoperasikan platform komputasi yang luas yang terutama melayani operasi internasional perusahaan-perusahaan Tiongkok. Fasilitas cloud Tencent tersebar dari Silicon Valley hingga Riyadh dan Singapura, mendukung layanan seperti konferensi video dan game. Dan TikTok milik ByteDance sedang membangun pusat data terkait AI senilai US$38 miliar di Brasil, dorongan terbaru perusahaan di Amerika Selatan setelah bertahun-tahun ekspansi bertahap di Eropa, AS, dan Asia Tenggara. Pertumbuhan di luar negeri oleh perusahaan kendaraan listrik, energi terbarukan, dan manufaktur Tiongkok semakin meningkatkan kebutuhan akan layanan digital di luar negeri. Perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan pemrosesan dan penyimpanan data di luar negeri, yang meningkatkan permintaan akan penyedia cloud Tiongkok, termasuk operator telekomunikasi yang didukung negara, Huawei Technologies, Alibaba, dan Tencent. Data Safe, yang tidak merinci detail tingkat perusahaan, mencakup transaksi uang lintas batas antara perusahaan domestik dan luar negeri, dan tidak termasuk pendapatan yang tidak dikirim kembali ke negara tersebut. Surplus bersih mencerminkan arus masuk bersih. Surplus perdagangan keseluruhan Tiongkok meningkat menjadi rekor US$1,2 triliun pada tahun 2025, berkat peningkatan ekspor yang pesat. Namun, perdagangan jasa negara tersebut telah mengalami defisit selama bertahun-tahun. Beijing telah berjanji untuk menemukan cara untuk membantu perusahaan-perusahaan Tiongkok mengekspor jasa, termasuk penawaran digital dan berbasis AI. Perangkat lunak dan data adalah salah satu dari sedikit keunggulan Tiongkok. Negara ini adalah penyedia layanan telekomunikasi, komputer, dan informasi terbesar keempat di dunia, menurut klasifikasi Dana Moneter Internasional yang mencakup aktivitas lintas batas seperti transmisi data, komputasi awan, dan pengembangan perangkat lunak. India menempati peringkat pertama dalam kategori ini, didukung oleh industri outsourcing perangkat lunaknya yang luas. (end/Bloomberg)

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com