2026-02-11 07:04:57 | category : BIS | company id : EKOM
04125482 IQPlus, (11/2) - UI GreenMetric bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (IDX) mendorong praktik keberlanjutan untuk korporasi dengan melalui sustainable corporate rankings. Untuk itu, UI Greenmetric menyelenggarakan Awareness Session bertajuk "Next Practices in Sustainability: Safe-to-fail, Seamless Integration, and Scope 1-3 Emissions"untuk memperkenalkan kerangka UI GreenMetric Sustainable Corporate Rankings kepada pelaku industri. Kepala UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono dalam keterangannya, Selasa menyatakan bahwa pemeringkatan ini dirancang sebagai instrumen strategis, bukan sekadar daftar peringkat. "UI GreenMetric Sustainable Corporate Rankings kami rancang sebagai platform pembelajaran dan transformasi. Tujuannya adalah membantu perusahaan Indonesia mengukur, membandingkan, dan meningkatkan kinerja keberlanjutan secara berbasis bukti, sehingga mampu bersaing di ekonomi rendah karbon," ujarnya. Vishnu mengajak korporasi Indonesia untuk memanfaatkan pemeringkatan ini sebagai alat strategis untuk benchmarking dan transformasi. Keberlanjutan adalah fondasi daya saing masa depan. Manager Operasional, Data dan Riset UI GreenMetric Rahmi menambahkan, pihaknya menekankan keterlacakan bukti dan validasi silang per indikator. Sistem ini membantu perusahaan membangun pelaporan ESG yang konsisten, transparan, dan dapat diaudit. Forum ini juga menampilkan contoh praktik terbaik dari perusahaan internasional dan nasional yang telah menerapkan strategi pengurangan emisi melalui efisiensi energi, transisi energi bersih, dan manajemen rantai pasok berkelanjutan. Pendekatan tersebut terbukti dapat menghasilkan penghematan energi signifikan sekaligus memperkuat reputasi perusahaan. Melalui kolaborasi dengan IDX, UI GreenMetric berharap dapat mempercepat adopsi standar keberlanjutan di kalangan emiten dan memperkuat ekosistem bisnis yang lebih hijau di Indonesia. Dalam paparannya, UI GreenMetric menekankan bahwa inisiatif pemeringkatan korporasi ini dibangun di atas rekam jejak panjang UI GreenMetric dalam menilai keberlanjutan universitas dan kota secara global. Hingga 2025, jaringan UI GreenMetric telah mencakup lebih dari 1.700 universitas di lebih dari 100 negara, dan kini diperluas untuk membantu sektor korporasi membangun sistem pengukuran keberlanjutan yang transparan dan dapat dibandingkan. Sesi utama membahas tren global emisi gas rumah kaca yang terus meningkat dan implikasinya bagi dunia usaha. Data terbaru menunjukkan bahwa emisi global hampir terus naik sejak awal 2000-an, dengan dampak langsung terhadap biaya operasional, risiko rantai pasok, dan akses pembiayaan perusahaan. UI GreenMetric memaparkan bahwa metodologi pemeringkatan korporasi mencakup empat pilar utama: Lingkungan, Sosial, Tata Kelola, serta Riset & SDGs, dengan penekanan pada bukti publik yang dapat diverifikasi. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan kredibilitas data ESG dan mengurangi risiko klaim berlebihan (greenwashing). Forum ini menyoroti pentingnya pengukuran emisi gas rumah kaca dan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai strategi bisnis inti perusahaan. (end/ant)