2026-02-12 08:04:36 | category : BIS | company id : BRIS
04228940 IQPlus, (12/2) - PEFINDO menegaskan peringkat idAAA dengan prospek stabil untuk PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (Bank BSI). PEFINDO juga menegaskan peringkat idAAA(sy) untuk Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahun 2024 dan peringkat idAA(sy) untuk Sukuk Mudharabah Subordinasi Jangka Menengah BSI Tahun 2023 yang diterbitkan. Peringkat Perusahaan terutama dipengaruhi oleh kemungkinan yang sangat kuat akan adanya dukungan dari pemegang saham pengendali (Pemerintah Indonesia), selain profil kredit berdiri sendiri Bank BSI yang mencerminkan posisi yang sangat kuat di segmen perbankan syariah, permodalan yang sangat kuat, serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat, tetapi dibatasi oleh tingkat persaingan yang ketat serta kondisi makroekonomi yang menantang. Peringkat dapat diturunkan jika PEFINDO menilai adanya penurunan dukungan dari pemerintah, yang dapat tercermin dari tidak adanya dukungan pemegang saham pengendali ketika Bank BSI mengalami penurunan profil kredit berdiri sendiri. Pada tanggal 23 Januari 2026, Bank BSI secara resmi telah bertransformasi menjadi bank milik negara, dengan Pemerintah Indonesia melalui Danantara menjadi pemegang saham pengendali. Struktur kepemilikan terdiri dari Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Danantara memiliki satu saham Seri A Dwiwarna, sementara saham Seri B dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (51,47%), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (23,24%), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (15,38%). Sisa 9,91% saham dimiliki oleh publik. Operasional Bank BSI didukung oleh 16.274 karyawan, 1.131 kantor, dan sekitar 6.000 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. (end)