2026-02-12 08:58:22 | category : BIS | company id : KOCI
04232182 IQPlus, (12/2) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pencatatan saham baru hasil konversi waran dan obligasi wajib konversi (OWK) dari empat emiten yang berbeda pada Kamis, 12 Februari 2026. Aksi korporasi ini mencakup emiten di Papan Akselerasi, Papan Pengembangan, hingga Papan Utama. Berdasarkan pengumuman resmi bursa, berikut adalah rincian penambahan saham dari masing-masing emiten: 1. PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) Emiten yang tercatat di Papan Pengembangan ini melakukan konversi waran (KOCI-W) sebanyak 10.464.930 lembar saham. Dengan penambahan tersebut, total saham KOCI yang tercatat di bursa kini mencapai 4.463.777.802 lembar. Sisa waran KOCI-W yang belum dikonversi tercatat sebanyak 401.812.198 lembar. 2. PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) Berada di Papan Pencatatan Akselerasi, GRPM mencatatkan penambahan 1.303.704 lembar saham hasil konversi waran GRPM-W. Total saham perusahaan setelah konversi menjadi 1.546.469.809 lembar. Saat ini, sisa waran yang masih tersedia adalah 153.030.191 lembar. 3. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) Berbeda dengan emiten lainnya, PACK melakukan penambahan saham melalui pelaksanaan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebanyak 12.524.732 lembar saham. Aksi ini mengubah total saham beredar PACK menjadi 9.535.624.497 lembar. Adapun sisa nilai Obligasi Wajib Konversi tercatat sebesar 24.648.713.847. 4. PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) Terakhir, emiten DKHH yang berada di Papan Pengembangan melaporkan konversi waran DKHH-W sebanyak 2.550 lembar saham. Meski jumlahnya relatif kecil, total saham DKHH setelah konversi kini menjadi 2.550.138.900 lembar. Sisa waran yang belum dieksekusi oleh pemegang saham adalah 264.861.100 lembar. Pihak Bursa Efek Indonesia menyatakan bahwa seluruh saham hasil konversi tersebut mulai dapat diperdagangkan di pasar sejak tanggal pencatatan, yakni 12 Februari 2026. Pengumuman ini disampaikan secara resmi oleh jajaran divisi penilaian perusahaan dan operasional perdagangan BEI melalui sistem pelaporan elektronik. (end)