News

JELANG RAMADHAN, BAPANAS JAGA PANGAN STABIL

2026-02-13 13:47:19 | category : BIS | company id : EKOM

04349556 IQPlus, (13/2) - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 514 kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, guna memastikan keterjangkauan bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pasokan dan stok pangan dalam kondisi aman untuk memasok kegiatan GPM tersebut sehingga masyarakat bisa mengakses pangan sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. "Stok beras kita tertinggi sepanjang sejarah. Ini mungkin pertama di bulan Februari (2026) stok kita 3,4 juta ton," kata Amran saat membuka GPM serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang dipusatkan di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat. Dia menuturkan GPM diselenggarakan di seluruh Indonesia dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang dan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun Baru Imlek, Hari Raya Nyepi hingga puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Dalam pelaksanaan GPM itu, Bapanas turut bersinergi dengan pemerintah daerah, BUMN pangan seperti Perum Bulog, aparat penegak hukum, serta pelaku usaha untuk memastikan distribusi, operasi pasar dan pengendalian harga berjalan efektif di seluruh wilayah. Amran menyampaikan dengan stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional hingga 3,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, diperkuat cadangan program SPHP sekitar 1,5 juta ton, masyarakat tidak perlu khawatir karena dapat membeli beras SPHP dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram untuk menjaga stabilitas pasar. Selain beras, pemerintah mencatat ketersediaan minyak goreng sekitar 700.000 ton dengan HET Rp15.700 per liter, serta harga acuan daging ayam Rp40.000 dan sapi Rp140.000 per kilogram. (end/ant)

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com