2026-02-13 14:33:51 | category : BIS | company id : INEW
04352418 IQPlus, (13/2) - Pasar saham Eropa diperkirakan akan dibuka dengan pergerakan beragam pada hari Jumat, setelah kekhawatiran tentang AI memicu aksi jual lagi di Wall Street semalam. Kontrak berjangka yang terkait dengan indeks pan-Eropa Stoxx 50 turun 0,1% tepat sebelum pukul 7 pagi di London (2 pagi ET), sementara yang terkait dengan CAC 40 Prancis turun 0,2%. Kontrak berjangka DAX Jerman sedikit lebih rendah, sementara yang terkait dengan FTSE 100 London naik 0,1%. Semua indeks utama New York turun pada hari Kamis, karena kekhawatiran tentang AI kembali mengguncang pasar terutama memukul saham real estat, truk, dan perangkat lunak. Tujuh saham teknologi utama ("Magnificent 7") masing-masing ditutup di wilayah negatif. Investor juga mencerna minggu yang sibuk dengan laporan pendapatan perusahaan. Di Eropa, hari Jumat akan menjadi hari yang lebih tenang di bidang pendapatan, dengan perusahaan kedirgantaraan Prancis Safran dan pemberi pinjaman Inggris NatWest termasuk di antara perusahaan yang melaporkan keuangan mereka. Investor global juga menantikan data inflasi AS, yang akan diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja pada pukul 8:30 pagi ET. Pasar logam lesu pada Jumat pagi, setelah Financial Times melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana untuk mengurangi tarif baja dan aluminium. Kontrak berjangka aluminium di London dan AS masing-masing turun 1,2% dan 0,6%, sementara kontrak berjangka baja bulan depan turun 0,1%. Di tempat lain, para pejabat internasional berkumpul di Munich, Jerman, untuk Konferensi Keamanan Munich, yang berlangsung hingga hari Minggu. (end/CNBC)