2026-02-18 06:56:00 | category : BIS | company id : VKTR
04824949 IQPlus, (18/2) - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mendukung pengembangan transportasi hijau melalui uji coba operasional bus listrik di Kota Semarang, Jawa Tengah sebagai bagian upaya menekan emisi dan mendorong mobilitas perkotaan berkelanjutan secara nasional. "Sebagai pionir perusahaan kendaraan listrik CKD di Indonesia, VKTR tidak hanya berkomitmen menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga aktif mendorong adopsi EV di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi umum," kata Direktur dan Chief Operational Officer VKTR, V. Bimo Kurniatmoko dalam keterangan di Jakarta, Jumat. Dia menyampaikan pihaknya bersama Laksana mengikuti uji coba bus listrik 12 meter di Koridor 1 Trans Semarang yang mulai dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang. Ia menekankan hal itu untuk menjawab keresahan masyarakat Semarang terhadap bus berbahan bakar fosil yang menghasilkan polusi udara hingga populer dijuluki "cumi-cumi darat". "Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi nasional perusahaan," ujarnya. Saat ini, lanjutnya, sebanyak total 122 bus listrik rakitan VKTR telah beroperasi khususnya di Jakarta melalui beberapa operator Transjakarta dan tambahan 30 bus lainnya sedang memasuki proses karoseri di Laksana. Sementara untuk uji coba yang dilakukan terhadap 1 unit bus listrik 12 meter rakitan VKTR dan Laksana akan beroperasi selama 1 bulan penuh di rute Terminal Mangkang Terminal Penggaron, Semarang. Selama masa uji coba, bus akan melayani penumpang secara langsung sehingga dapat dilakukan evaluasi menyeluruh dari sisi teknis, operasional, hingga pengalaman pengguna. Sebelum dimulai uji coba, lanjutnya, VKTR bersama Laksana menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) bertema "Strategi Modernisasi dan Transisi Bus Listrik Menuju Angkutan Umum Kota Semarang yang Berkelanjutan". Ia menegaskan forum diskusi itu dihadiri Dinas Perhubungan Kota Semarang, BLU UPTD Trans Semarang, serta sejumlah operator lokal. VKTR memastikan kesiapan teknologi kendaraan listrik, skema pembiayaan, serta standar keselamatan operasional sebagai bagian dari solusi komprehensif elektrifikasi transportasi publik. Dalam rangkaian acara seremoni itu, bus listrik VKTR dan Laksana juga menjalani uji KIR (uji berkala kelayakan kendaraan) sebagai bagian dari prosedur sebelum dinyatakan layak beroperasi. (end/ant)