2026-02-18 09:59:58 | category : BIS | company id : COMD
04835887 IQPlus, (18/2) - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, bergerak melemah 37 poin atau 0,220 persen menjadi Rp16.866 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.829 per dolar AS. Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah seiring pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve (The Fed). "Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh pernyataan hawkish dari pejabat-pejabat The Fed, Barr (Deputi Gubernur Federal Reserve Michael Barr) dan Dally (Presiden Federal Reserve (The Fed) Bank of San Francisco Mary Daly) semalam," ucapnya di Jakarta, Rabu. Dalam konteks ini, Dally menyampaikan bahwa pihaknya masih perlu terus menurunkan inflasi karena belum mencapai target dan sektor pekerjaan masih fluktuatif. Adapun Barr mengatakan tingkat suku bunga The Fed masih akan bertahan untuk beberapa waktu ke depan. Mengutip Xinhua, CME FedWatch Tool melaporkan probabilitas Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Maret 2026 meningkat jadi 94 persen dari sekitar 80 persen. (end/ant)