2026-02-19 07:19:06 | category : BIS | company id : EKOM
04926332 IQPlus, (19/2) - - PT Credit Bureau Indonesia (CBI) menjalin kemitraan strategis dengan Korea Credit Bureau (KCB) guna memperluas akses layanan keuangan lintas negara, terutama bagi pekerja migran dan diaspora Indonesia di Korea Selatan. Direktur Utama CBI Anton K. Adiwibowo dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, menyatakan kemitraan ini sejalan dengan upaya memperluas inklusi keuangan bagi segmen yang selama ini kurang terlayani, termasuk pekerja migran. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait kolaborasi layanan informasi perkreditan, yang memungkinkan warga Indonesia di Korea Selatan memanfaatkan riwayat kredit dari CBI untuk berbagai kebutuhan finansial, seperti pengajuan pinjaman bank, kartu kredit, remitansi, hingga layanan keuangan lainnya. Sebaliknya, warga Korea yang tinggal di Indonesia dapat menggunakan data kredit dari KCB untuk mengakses layanan keuangan di dalam negeri. "Pemanfaatan riwayat kredit lintas negara diharapkan mendorong akses keuangan yang lebih inklusif, aman, dan berbasis data," ujarnya. Berdasarkan data Korean Immigration Services 2025, terdapat lebih dari 60.000 warga negara Indonesia yang belajar dan bekerja di Korea Selatan, menjadikan Indonesia kelompok warga asing terbesar keenam di negara tersebut. Sementara itu, lebih dari 26.000 warga Korea tercatat tinggal di Indonesia. Ketiadaan riwayat kredit lokal selama ini menjadi salah satu kendala utama diaspora dalam mengakses layanan pembiayaan. CEO KCB Jongsup Hwang menilai kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk membangun jaringan informasi kredit terintegrasi di Asia. Menurut dia, akses terhadap data kredit yang andal berperan penting dalam membuka peluang finansial dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di kawasan. CBI menyebut kolaborasi ini juga menjawab meningkatnya kebutuhan lembaga keuangan terhadap informasi kredit real-time lintas negara, seiring penguatan infrastruktur dan transformasi digital sektor keuangan di kawasan regional. (end/ant)