2026-02-24 15:22:56 | category : BIS | company id : INEW
05455364 IQPlus, (24/2) - Ekspor mobil Jerman ke China anjlok sekitar sepertiga pada tahun 2025, memperpanjang penurunan tajam yang telah menghapus lebih dari setengah pengiriman sektor tersebut sejak puncaknya pada tahun 2022, menurut sebuah studi yang dirilis oleh Institut Ekonomi Jerman (IW) pada hari Selasa. Ekspor mobil dan suku cadangnya turun menjadi di bawah 14 miliar euro ($16,49 miliar) tahun lalu, turun dari hampir 30 miliar euro tiga tahun sebelumnya, yang menggarisbawahi erosi cepat pijakan Jerman di pasar luar negeri terpentingnya. Produsen mobil yang merupakan sektor industri terbesar Jerman menghadapi ujian terberat mereka dalam beberapa dekade, tertekan oleh tarif impor AS yang lebih tinggi, permintaan yang lemah di Eropa, transisi yang mahal ke kendaraan listrik, dan perang harga yang semakin intensif di China. Data IW ini muncul bertepatan dengan kunjungan pertama Kanselir Friedrich Merz ke China, sebuah perjalanan yang dipantau ketat dan diharapkan dapat memberikan gambaran tentang bagaimana ekonomi terbesar Eropa ini berupaya menyesuaikan kembali hubungannya dengan mitra dagang terbesarnya di tengah meningkatnya ketegangan kompetitif dan geopolitik. (end/Reuters)