2026-02-26 12:59:01 | category : BIS | company id : EKOM
05646659 IQPlus, (26/2) - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menilai perpanjangan periode penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di perbankan selama enam bulan ke depan bisa mendorong pertumbuhan kredit hingga dua digit. Kas saldo anggaran lebih (SAL) yang ditempatkan hingga September 2026 itu dinilai memperkuat likuiditas perbankan sekaligus menekan tingkat suku bunga. "Harapan kita kan target POJK di atas 10 persen, ya 10-12 (persen) ya kira-kira. Dan kalau kita lihat tanda-tandanya kemarin di bulan lalu itu jelas kenaikan kredit cukup lumayan," kata Dian usai acara The 2 Indonesia Climate Banking Forum di Jakarta, Kamis. Dalam hal ini, peningkatan keyakinan konsumen turut mendorong permintaan kredit, terutama dari sektor UMKM. "Intinya bahwa itu sudah ada sedikit spike, dan ini harapan kita adalah dengan keyakinan konsumen yang semakin meningkat nanti mudah-mudahan juga mendorong UMKM untuk bergerak lagi," tambahnya. (end/ant)