News

IRAN AKAN SERANG KAPAL YANG COBA LEWATI SELATAN HORMUZ

2026-03-03 07:28:43 | category : BIS | company id : INEW

06126911 IQPlus, (3/3)- Seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran mengatakan pada hari Senin bahwa Selat Hormuz tertutup dan Iran akan menembak kapal mana pun yang mencoba melewatinya, demikian dilaporkan media Iran. Ini adalah peringatan paling eksplisit dari Iran sejak memberi tahu kapal-kapal bahwa mereka akan menutup jalur ekspor pada hari Sabtu, sebuah langkah yang mengancam akan mencekik seperlima aliran minyak global dan menyebabkan harga minyak mentah melonjak tajam. "Selat (Hormuz) tertutup. Jika ada yang mencoba melewatinya, para pahlawan Garda Revolusi dan angkatan laut reguler akan membakar kapal-kapal itu," kata Ebrahim Jabari, penasihat senior panglima tertinggi Garda Revolusi, dalam pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah. Selat ini merupakan jalur ekspor minyak terpenting di dunia, yang menghubungkan produsen minyak terbesar di Teluk, seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab, dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Penutupan itu dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari yang bertujuan untuk menggulingkan para pemimpinnya, dengan Presiden AS Donald Trump menawarkan bantuan kepada Iran dalam menggulingkan ulama yang berkuasa. Sebagai tanggapan, Iran menembakkan beberapa rentetan rudal ke negara-negara tetangganya di Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, seperti Qatar, Kuwait, dan Bahrain. Teheran juga menembakkan rudal ke Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Oman. Dengan penutupan ini, Teheran menepati ancaman yang telah dilontarkan selama bertahun-tahun untuk memblokir jalur air sempit tersebut sebagai balasan atas setiap serangan terhadap Republik Islam. Sekitar 20 persen dari konsumsi minyak harian dunia melewati Selat Hormuz, yang lebarnya sekitar 33 km pada titik tersempitnya. Pasar minyak telah memfokuskan perhatian pada ketegangan antara Teheran dan musuh lamanya, AS dan Israel, karena khawatir bahwa konflik besar akan mengganggu pasokan dan menggoyahkan stabilitas kawasan tersebut. Langkah ini juga diambil setelah pengiriman global sebelumnya mengalami gangguan yang terkait dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang dilakukan oleh militan Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran. Kelompok tersebut telah menargetkan kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden sejak perang Gaza pecah pada tahun 2023. (end/Reuters)

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com