2026-03-03 14:47:08 | category : BIS | company id : INEW
06153218 IQPlus, (3/3) - Indeks Kospi Korea Selatan mengalami penurunan terburuk dalam 19 bulan, terbebani oleh saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix yang masing-masing jatuh hampir 10% dan 12% pada hari Selasa setelah perdagangan kembali dibuka usai libur nasional. Indeks tersebut anjlok 7,24% menjadi 5.791,91. Saham Samsung merosot setelah sebuah laporan mengungkapkan bahwa produksi massal di pabrik perusahaan di Taylor, Texas, AS, telah ditunda hingga tahun 2027 dari tahun ini. Namun, saham-saham sektor pertahanan negara tersebut melonjak, dengan beberapa saham naik lebih dari 20%. Pasar Asia-Pasifik lainnya juga anjlok karena konflik di Iran terus berlanjut untuk hari keempat, yang merusak sentimen risiko. Harga minyak melanjutkan kenaikannya setelah Iran dilaporkan mengatakan telah menutup Selat Hormuz, dengan harga minyak mentah berjangka AS naik 2,16% menjadi $72,78 per barel, sementara Brent naik 2,78% menjadi $79,91 per barel pada pukul 02.38 ET. Lebih dari 14 juta barel per hari rata-rata melewati Selat tersebut tahun lalu, yang mencakup hampir sepertiga dari total ekspor minyak mentah dunia melalui jalur laut, menurut data Kpler. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,06%, terbebani oleh sektor siklik konsumen, menjadi 56.279,1 sementara Topix turun 3,24% menjadi 3.772,17. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,07%, sementara CSI 300 Tiongkok daratan turun 1,58%. S&P/ASX 200 Australia turun 1,34% untuk ditutup pada 9.077,3, setelah menjadi salah satu dari sedikit pasar pada hari Senin yang mencatat kenaikan tipis. (end/CNBC)