2026-03-09 14:27:59 | category : BIS | company id : INEW
06752067 IQPlus, (9/3) - Pasar saham Eropa diperkirakan akan memulai pekan perdagangan baru dengan penurunan tajam karena para pedagang memantau perkembangan di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak. Indeks FTSE Inggris diperkirakan akan dibuka 0,9% lebih rendah, sementara DAX Jerman diperkirakan turun 2,67%, CAC 40 Prancis turun 2,3%, dan FTSE MIB Italia turun 2,7%, menurut data dari IG. Investor Eropa akan menghadapi gejolak yang lebih besar di pasar global pada hari Senin karena harga minyak naik pada hari Minggu menjadi lebih dari $110 per barel untuk pertama kalinya sejak tahun 2022, ketika Rusia menginvasi Ukraina. Lonjakan ini terjadi setelah produsen minyak utama Timur Tengah, Kuwait, Iran, dan UEA memangkas produksi minyak menyusul penutupan Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump memposting di Truth Social pada hari Minggu bahwa kenaikan "harga minyak jangka pendek" adalah "harga yang sangat kecil untuk dibayar" demi menghancurkan ancaman nuklir Iran. "Hanya orang bodoh yang berpikir sebaliknya!" tambah Trump. Tidak ada rilis pendapatan atau data penting dari Eropa pada hari Senin. (end/CNBC)