News

BNI KENALKAN PANDUAN AGAR NASABAH MEWASPADAI KEJAHATAN SIBER

2026-04-08 07:16:38 | category : BIS | company id : BBNI

09726169 IQPlus, (8/4) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkenalkan panduan bertajuk "PERIKSA" untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah terhadap risiko kejahatan siber, khususnya phishing, yang kian marak di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, edukasi ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan nasabah, khususnya pengguna layanan BNIdirect. "Phishing merupakan upaya pencurian data sensitif seperti user ID, password, maupun PIN melalui pesan atau tautan palsu yang menyerupai komunikasi resmi. Data yang diperoleh pelaku kemudian digunakan untuk mengakses akun dan melakukan transaksi tanpa sepengetahuan nasabah," kata Okki dalam keterangannya di Jakarta, Selasa. Melalui panduan PERIKSA, Okki mengatakan bahwa BNI tidak hanya menghadirkan sistem yang aman, tetapi juga mendorong peningkatan literasi digital nasabah agar lebih waspada dalam bertransaksi. Panduan PERIKSA mencakup sejumlah langkah preventif, diawali dengan "Gunakan Email Resmi" untuk menghindari potensi phishing atau malware. Langkah selanjutnya, "Eksplorasi Password yang Unik dan Kuat" dengan kombinasi karakter yang kompleks serta pembaruan secara berkala. Selanjutnya, nasabah diminta "Rahasiakan Informasi Akun" seperti Company ID, user ID, maupun password. BNI juga mengingatkan pentingnya penggunaan perangkat pribadi serta menghindari jaringan Wi-Fi publik yang berisik. Pada aspek akses layanan, nasabah diimbau untuk "Kunjungi Alamat Resmi BNIdirect" guna menghindari situs palsu yang meniru tampilan layanan perbankan. Jika membutuhkan bantuan, nasabah dapat menghubungi Service Action Team (SAT) melalui kanal resmi yang telah disediakan. Terakhir, nasabah diminta untuk "Amati Detail Transaksi" sebelum melakukan otorisasi guna memastikan tidak terjadi kesalahan maupun potensi penyalahgunaan. Okki menegaskan bahwa keamanan transaksi digital tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kesadaran pengguna dalam menjaga data dan aktivitas finansialnya. "BNI mendorong seluruh nasabah untuk berperan aktif menjaga keamanan transaksi. Dengan kewaspadaan yang tinggi dan pemanfaatan kanal resmi, ekosistem perbankan digital yang aman dan terpercaya dapat terwujud," kata Okki. Perseroan pun menyatakan akan terus memperkuat sistem keamanan serta melakukan edukasi berkelanjutan guna menghadapi perkembangan modus kejahatan siber yang semakin kompleks. (end/ant)

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com