News

CEO JPMORGAN PERINGATKAN INFLASI DAN SUKU BUNGA BAKAL TETAP LEBIH TINGGI

2024-07-15 11:24:02 | category : BIS | company id : INEW

19640713 IQPlus, (15/7) - CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon mengeluarkan peringatan lain tentang inflasi meskipun ada tanda-tanda berkurangnya tekanan harga baru-baru ini. "Ada beberapa kemajuan dalam menurunkan inflasi, namun masih ada beberapa kekuatan inflasi yang menghadang kita yakni defisit fiskal yang besar, kebutuhan infrastruktur, restrukturisasi perdagangan, dan remiliterisasi dunia," kata Dimon, dikutip dari CNBC International, Senin, 15 Juli 2024. "Oleh karena itu, inflasi dan suku bunga mungkin tetap lebih tinggi dari perkiraan pasar," tambahnya. Komentarnya muncul setelah data minggu ini menunjukkan tingkat inflasi bulanan turun pada Juni untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun, yang memicu spekulasi Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunganya. Indeks harga konsumen, yang merupakan ukuran umum dari biaya barang dan jasa di seluruh perekonomian AS, turun 0,1% pada Juni dibandingkan dengan Mei, menempatkan tingkat harga 12 bulan sebesar 3%, sekitar level terendah dalam lebih dari tiga tahun. Ketua The Fed Jerome Powell awal pekan ini menyatakan kekhawatirannya bahwa mempertahankan suku bunga terlalu tinggi dalam jangka waktu yang terlalu lama dapat membahayakan pertumbuhan ekonomi, dan mengisyaratkan penurunan suku bunga mungkin akan terjadi selama inflasi terus menunjukkan kemajuan. Dimon bergabung dengan banyak ekonom dalam menyuarakan peringatan akan meningkatnya utang dan defisit AS. Pemerintah federal sejauh ini telah menghabiskan US$855 miliar lebih banyak daripada yang dikumpulkan pada tahun fiskal 2024. Untuk tahun fiskal 2023, belanja defisit pemerintah mencapai US$1,7 triliun. (end/ba)

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Care Center
021 – 8378 0888
Dealing Room
021 – 8378 0900