Stock_Pic_260919

Selamat Pagi,

Bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Rabu (25/9/2019) karena investor mengabaikan berita penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Indeks Dow Jones +0.61%, S&P 500 +0.62% dan Nasdaq +1.05%.

Bursa saham Eropa ditutup pada level terendah dalam dua pekan terakhir pada hari Rabu (25/9/2019) di tengah kekhawatiran investor tentang penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump dan retorika pada perdagangan AS-China. Indeks FTSE -0.02%, DAX -0.59%, CAC 40 -0.79% dan STOXX 600 -0.58%.

Harga minyak mentah dunia terkoreksi lebih dari 1 persen pada Rabu (25/9). Kenaikan stok minyak Amerika Serikat (AS) menjadi pemicu utama pelemahan harga komoditas tersebut. Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) melemah 1,4 persen menjadi US$56,49 per barel. Kemudian, harga minyak mentah berjangka Brent turun 1,1 persen ke level US$62,39 per barel.

Perdagangan kemarin IHSG ditutup rebound 0.14% pada level 6.146. Pelemahan indeks selama beberapa hari sudah memasuki fase jenuh jual. Secara teknikal, IHSG mengindikasikan potensi balik arah (rebound) dalam jangka pendek. Penguatan IHSG ditopang mulai kondusifnya kondisi politik dalam negeri pasca demo penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP, RUU KPK, dan RUU lainnya. Kami perkirakan indeks kemungkinan akan mencoba untuk rebound dengan rentang pergerakan 6,115 – 6,250.

DISCLAIMER ON


Lastest Post