Trading Idea 21 September 2022

Profindo Research 21 September 2022

Wallstreet ditutup melemah pada Selasa (20/9) tertekan oleh aksi jual investor ditengah ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga The Fed sebesar 75 basis point untuk mengurangi inflasi.

DJIA -1.01%%, S&P500 -1.13%, Nasdaq -0.95%.

Bursa Eropa ditutup lebih rendah pada hari Selasa (20/9), menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed yang diperkirakan menaikkan suku bunga secara agresif.Dax -1.03%, FTSE 100 -0.61%, CAC40 -1.35%

Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Selasa (20/9), di mana investor global masih menantikan rilis kebijakan moneter terbaru dari bank sentral Amerika Serikat (AS) pada pekan ini.Nikkei +0.44%, HSI +1.16%, Shanghai +0.22%, Kospi +0.56%

Harga emas melemah pada Selasa (20/9) ditengah sentiment kenaikan imbal hasil treasury US akibat kebijakan hawkish The Fed. Harga minyak WTI melemah seiring dengan ekspektasi kenaikan 75 basis poin suku bunga The Fed. Gold -0.29%, WTI Oil -1.30%

Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG pada perdagangan Selasa 20 September 2022 ditutup pada 7196 menguat sebesar 0.02%. IHSG bergerak sideways, membentuk inverted hammer, ditengah sentiment kenaikan suku bunga Bank Indonesia dan suku bunga The Fed yang mengakibatkan investor cenderung berhati-hati. RSI bergerak negatif MACD negatif  dan stochastic bergerak negatif. Transaksi IHSG sebesar 13.28 trilyunSektor idxhealth dan idxtechno menjadi sektor pengangkat IHSG. Asing netbuy 219.24 Milyar. Pada perdagangan Rabu September 2022, IHSG berpotensi bergerak sideways dengan support 7150 dan resisten pada 7250 Saham-saham yang dapat diperhatikan AKRA, ICBP, BFIN, BTPS, WOOD, SMGR.

DISCLAIMER ON


Lastest Post