Trading Idea 21 Oktober 2022

Profindo Research 21 Oktober 2022

Bursa Saham Amerika Serikat melemah pada Kamis (20/10) ditengah sentiment rilis laporan keuangan perusahaan-perusahaan dan agresifnya The Fed dalam menaikkan tingkat suku bunga untuk menekan  inflasi.DJIA -0.30%, S&P500 -0.80%, Nasdaq -0.61%%

Bursa Eropa ditutup lebih tinggi pada hari Kamis (20/10) mencerna rilis laporan keuangan perusahaan-perusahaan dan rilis data PPI Jerman yang mengecewakan.Dax +0.20%, FTSE 100 +0.27%, CAC40 +0.76%

Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Kamis (20/10), di mana kekhawatiran resesi kembali muncul dan kembali membebani pasar saham global.Nikkei -0.92%, HSI -1.40%, Shanghai -0.31%, Kospi -0.86%.

Harga emas bergerak stagnan di area support kuat pada Kamis (2-/10) ditengah menguatnya USD dan imbal hasil treasury yield US. Harga minyak WTI melemah ditengah ketakuan resesi dan rencana pemotongan produksi harian.Gold -0.10%, WTI Oil +0.59%. 

Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG pada perdagangan Kamis 20 Oktober 2022 ditutup pada 69444 menguat sebesar 1.75%. IHSG menguat signifikan, berhasil rebound dan ditutup membentuk full candle, menembus resisten dinamis MA200. Bergerak berlawanan dengan mayoritas bursa Asia, ditengah rilis kebijakan mmoneter Bank Indonesia yang menaikan 7drr sebesar 50 basis poin. RSI berada pada bergerak positif, macd positif dan stochastic bergerak positif. Transaksi IHSG sebesar 15.816 trilyunSektor idxenergy dan idxnoncyc menjadi sektor pengangkat IHSG. Asing netbuy 861.00 milyar. Pada perdagangan Jumat 21 Oktober 2022, IHSG berpotensi bergerak menguat dengan support 6940 dan resisten pada 7050. Saham-saham yang dapat diperhatikan ADRO, PGAS, IPPE, HMSP, BBNI, MDKA.

DISCLAIMER ON


Lastest Post