Trading Idea 23 Desember 2021

Profindo Research 23 Desember 2021

Wall Street ditutup menguat pada Rabu (22/12) terdorong oleh penguatan saham-saham teknologi. Kenaikan melanjutkan rebound dari penurunan akibat aksi jual akibat penyebaran virus Omicron. Dow30 +0.74%, S&P 500 +0.98%, Nasdaq +1.18%.

Bursa Eropa bergerak menguat pada perdagangan Rabu (22/12), sementara pelaku pasar memantau arah perkembangan virus Covid-19 varian Omicron. DAX +0.95%, FTSE100 +0.61%, CAC40 +1.24%

Mayoritas bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Rabu (22/12), karena investor masih terus memantau dampak dari virus corona (Covid-19) varian Omicron, meskipun kekhawatiran investor terkait Omicron sudah mulai berkurang.Nikkei +0.16%, HSI +0.57%, Shanghai -0.07%, Kospi +0.32%

Harga emas bergerak menguat pada Rabu (22/12) setelah rilis GDP US menandakan terjadi pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Harga minyak WTI bergerak rebound setelah OPEC+ berencana untuk menyesuaikan tingkat produksi sesuai dengan demand yang ada. Gold  +0.94%, WTI Oil +2.54% 

Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG pada perdagangan Rabu 22 Desember 2021 ditutup pada 6529 atau melemah 0.37%. IHSG bergerak melemah setelah gagal menembus resisten 6583 dan ditutup membentuk full candle ditengah aksi jual asing.  RSI bergerak negatif dan MACD bergerak melemah pada area oversold. Transaksi IHSG sebesar 10.51 TrilyunSektor idxtrans dan idxproperty menjadi sektor pemberat IHSG. Asing netsell 207.04 Milyar. Pada perdagangan Kamis 23 Desember IHSG berpotensi bergerak melemah menguji support pada 6482 dengan resisten pada 6583. Saham saham yang dapat diperhatikan ADRO, ISAT, INKP, KLBF, DMMX, MPPA.

Disclaimer ON


Lastest Post