Trading Idea 23 Mei 2022

Profindo Research  23 Mei  2022

Wall Street ditutup mixed pada hari Jumat (20/5). S&P 500 dan Nasdaq mencatat kerugian tujuh minggu berturut-turut Kekhawatiran tentang lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga telah memukul pasar saham AS tahun ini, dengan sinyal bahaya dari Walmart Inc dan peritel lain pada minggu ini menambah kekhawatiran tentang ekonomi.Dow30 +0.03%, S&P500 +0.01% Nasdaq -0.30%

Bursa Saham Eropa rebound pada Jumat (20/5) ditengah kekhawatiran inflasi dan laporan buruknya pendapatan peritel AS sehingga merusak sentimen global.Dax +0.72%, FTSE 100 +1.19%, CAC40 +0.20%

Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Jumat (20/5) ditengah rilis data ekonomi di China, rencana kenaikan tingkat suku bunga oleh The Fed dan potensi terjadinya resesi.
Nikkei +1.27%, HSI +2.96%, Shanghai +1.60%, Kospi 1.81%.

Harga emas menguat pada Jumat (20/5) setelah USD bergerak melemah. Harga minyak menguat setelah terjadi kekhawatiran terhadap kekurangan pasokan minyak.Gold +0.21%, WTI Oil +0.45%

Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG pada perdagangan Jumat 20 Mei 2022 ditutup pada 6918, menguat sebesar 1.39%. IHSG berhasil bergerak menembus resisten 6900, bergerak seiring dengan mayoritas bursa dunia terdorong oleh penguatan saham teknologi. Stochastic bergerak positif, RSI bergerak positif dan MACD negatif pada area oversoldTransaksi IHSG sebesar 15.878 TrilyunSektor idxtechno dan idxenergy menjadi sektor pengangkat IHSG. Asing netbuyl 372.59 Milyar pada pasar regular. Pada perdagangan Senin, 23 Mei 2022, IHSG berpotensi membentuk swing high setelah menyentuh area resisten pada 7000. Saham-saham yang dapat diperhatikan BSDE, EMTK, INCO, INDY, TOWR, TPIA.

DISCLAIMER ON


Lastest Post