Daily Research 01 Maret 2024

Profindo Research 1 Maret 2024

Bursa Saham Amerika bergerak menguat pada Kamis (29/02), Indeks komposit Nasdaq terdongkrak penguatan saham sektor teknologi setelah imbal hasil obligasi AS turun dipicu melandainya inflasi.

DJIA -0.12%, Nasdaq +0.90%, S&P500 +0.52%

 

Bursa Saham Eropa bergerak menguat pada Kamis (29/02). Seiring meningkatnya saham perusahaan asuransi dan konstruksi.

FTSE 100 +0.07%, Dax +0.44%, CAC40 +0.34%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada Kamis (29/02), di mana investor masih memasang mode wait and see menanti rilis data inflasi belanja personal Amerika Serikat (AS) dan beberapa data ekonomi penting lainnya.

Nikkei -0.11%, HSI -0.15%, Shanghai +1.94%

 

Harga emas menguat ke level $2054.70 pada Kamis (29/02), Harga minyak WTI melemah di level $78.26 pada Kamis (29/02).

Gold +0.50%, WTI Oil -0.38%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Kamis 29 Februari 2024, IHSG ditutup pada level 7316.11 melemah -0.17%. IHSG ditutup di zona merah namun masih berada diatas level psikologisnya di 7300.

IHSG ditutup melemah didorong oleh sikap pelaku pasar yang akan merespon realisasi indeks manufaktur Indonesia dan inflasi di Februari 2024.

Transaksi IHSG sebesar 15.6 T serta asing net sell sebesar 638.77 M. Secara sektoral, sektor teknologi, sektor properti dan real estat serta sektor barang baku menjadi pemberat IHSG. sementara dari saham BBRI, BBCA, GOTO, VKTR, MMIX, AHAP turut  menjadi pemberat pergerakan IHSG sampai akhir perdagangan.

Pada perdagangan Jumat 1 Maret IHSG diprediksi akan bergerak konsolidasi pada rentan 7250 - 7350. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti INKP, MEDC, EMTK, SMGR.

Disclaimer On


Lastest Post