Pada perdagangan Selasa 03 Februari 2026, IHSG ditutup pada level 8.122,59 menguat +2,52%. Transaksi IHSG sebesar Rp29,35 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp760 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka melemah tajam hingga -2,6% kemudian menguat hingga berbalik +2,52%. Koreksi pagi hari ditengarai akibat efek domino forced sell dari pelaku pasar disebabkan emiten konglomerasi didominasi Auto Rejection Bawah. Kemudian pasar kembali stabil dan didominasi oleh aksi pembelian pelaku pasar yang mulai optimis setelah hasil rapat Bursa Efek Indonesia bersama Morgan Stanley Capital International mengenai tuntutan free float dan transparansi kepemilikan saham di Indonesia. Emiten konglomerasi kembali menguat tajam. Pergerakan harga saham masih cenderung volatil dengan potensi penguatan karena isu mengenai transparansi data untuk MSCI akan diselesaikan oleh regulator dalam waktu dekat. Pada perdagangan Rabu 04 Februari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.980 – 8.250. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti KRAS, SMRA, dan BBYB.