Pada perdagangan Senin 9 Maret 2026, IHSG ditutup pada level 7.337,37 melemah -3,27%. Transaksi IHSG sebesar Rp23,88 T serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp749 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka melemah tajam hingga mencapai level terendah -5,7% ditengarai akibat panic selling dari pelaku pasar terhadap kondisi geopolitik global serta harga komoditas energi dunia yang melambung tinggi. Dominasi seluruh sektor mengalami koreksi dengan sebagian emiten di sektor batubara serta sektor kesehatan yang menguat. Pasar saham masih akan terus volatil selama faktor eksternal khususnya perang di Timur Tengah masih panas yang berdampak pada naiknya harga komoditas energi, gas, hingga ammonia. Pada perdagangan Selasa 10 Maret 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 7.240 – 7.510. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti PTRO, BBNI, dan BUVA.