Daily Research 6 Januari 2026

Pada perdagangan Senin 5 Januari 2026, IHSG ditutup pada level 8.859,19 menguat +1,27%. Transaksi IHSG sebesar Rp30,32 T serta investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp9,9 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka gap up melewati level swing high sebelumnya dan ditutup menguat di level tertingginya. Kenaikan IHSG didorong oleh penguatan dari sektor finansial seperti bank kecil dan asuransi, pertambangan mineral, serta minyak dan gas. Sektor finansial menguat ditengarai akibat dari reaksi pelaku pasar terhadap peraturan OJK mengenai perubahan minimum modal inti untuk KBMI 1 yang akan dihapus sehingga Modal Inti bank akan menjadi minimal Rp6 Triliun, bank dipaksa untuk naik kelas dengan menambah modal lewat Right Issue atau Merger dengan bank lain. Minimal modal untuk perusahaan asuransi juga akan meningkat maksimal di akhir tahun 2026. Sektor pertambangan mineral menguat disebabkan reaksi pasar terhadap serangan Amerika Serikat terhadap Venezuala yang berpotensi akan mengganggu stabilitas harga komoditas. Pada perdagangan Selasa 6 Januari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.780 – 8.910. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti WIFI, CNMA dan MHKI.


Lastest Post