Pada perdagangan Selesa 6 Januari 2026, IHSG ditutup pada level 8.933,61 menguat +0,84%. Transaksi IHSG sebesar Rp34,16 T serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp911 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka menguat mencapai level tertinggi sepanjang masa. Secara teknikal, IHSG memberikan sinyal penguatan setelah indikator MACD golden cross. Kenaikan didorong oleh penguatan dari sektor komoditas mineral, bank kecil, asuransi, serta emiten konglomerasi seperti emiten grup Hapsoro. Kenaikan sektor komoditas mineral akibat euforia pelaku pasar setelah Danantara mendorong proyek smelter alumina serta baterai. Bank kecil dan Asuransi juga menguat dalam euforia perubahan peraturan OJK mengenai minimum modal Bank dan Asuransi. Kenaikan IHSG yang beruntun memberikan kewaspadaan kepada pelaku pasar untuk lebih waspada dalam beberapa waktu kedepan. Pada perdagangan Rabu 7 Januari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.800 – 9.000. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti EMTK, SSMS, dan KEEN.