Daily Research 20 November 2023

Profindo Research 20 November 2023

Bursa Saham Amerika bergerak cenderung mendatar pada Jumat (17/11), didorong oleh euforia investor terhadap potensi puncak suku bunga the Fed.

DJIA +0.01%, Nasdaq +0.08%, S&P500 +0.13%

 

Bursa Saham Eropa bergerak menguat pada Jumat (17/11), didorong oleh potensi penurunan tingkat suku bunga oleh bank sentral.

FTSE 100 +1.26%, Dax +0.84%, CAC40 +0.91%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada Jumat (17/11), didorong oleh berbagai sentimen kondisi ekonomi di berbagai negara Asia.

Nikkei +0.46%, HSI -1.94%, Shanghai +0.11%

 

Harga emas melemah ke level $1983 pada Jumat (17/11), Harga minyak WTI menguat di level $76.80 pada Jumat (17/11).

Gold -0.19%, WTI Oil +4.90%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Jumat 17 November 2023, IHSG ditutup pada level 6977.67 menguat +0.28%. IHSG dibuka di zona merah tetapi menguat memasuki zona hijau hingga penutupan pasar. Secara teknikal, IHSG rebound dari support 6920 dan melanjutkan short term uptrend. Indikator stochRSI dan MACD menunjukkan penguatan.

Transaksi IHSG sebesar 8.467 T serta asing net sell sebesar 183 M. Peningkatan tinggi dari harga emiten BREN dan AMMN menjadi pendorong penguatan IHSG.

Dalam 1 minggu sebelumnya, IHSG telah menguat sebesar +2.47%. Hasil data inflasi US yang rendah berpotensi menahan hingga menurunkan suku bunga the Fed. Hal ini menjadi sentimen positif bagi investor dalam berinvestasi kembali di pasar saham.

Pada perdagangan Senin 20 November 2023, IHSG diprediksi akan menguat menuju resisten 7000. Saham-saham yang dapat diperhatikan APLN, HOKI, BIRD, dan MARI.

Disclaimer On.


Lastest Post