Daily Research 22 Maret 2024

Profindo Research 22 Maret 2024

Bursa Saham Amerika bergerak melemah pada Kamis (21/03), setelah Federal Reserve meyakinkan investor tentang prospek penurunan suku bunga tahun ini

DJIA +0.68%, Nasdaq +0.20%, S&P500 +0.23%

                                                  

Bursa Saham Eropa bergerak melemah pada Kamis (21/03). Didorong oleh menguatnya saham sektor teknologi dan pertambangan.

FTSE 100 +1.88%, Dax +0.91%, CAC40 +0.22%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak menguat pada Kamis (21/03),  mengikuti kenaikan Wall Street yang menyentuh level tertinggi baru, karena Federal Reserve mengindikasikan akan memenuhi ekspektasi pasar dengan penurunan suku bunga tiga kali pada tahun ini.

Nikkei +2.02%, HSI +1.93%, Shanghai -0.08%

 

Harga emas menguat ke level $2204.80 pada Kamis (21/03), Harga minyak WTI melemah di level $80.93 pada Kamis (21/03).

Gold +0.68%, WTI Oil -0.92%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Kamis 21 Maret 2024, IHSG ditutup pada level 7338.35 melemah -0.10%. IHSG masih bertahan di atas level psikologis 7300.

IHSG ditutup di zona hijau setelah Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga acuan di level 5,25-5,50%. Ini merupakan kelima kalinya secara beruntun. Kecenderungan menahan suku bunga secara historis ternyata direspon positif oleh pasar saham Amerika Serikat. Keuntungan Wall Street ternyata menular juga ke pasar saham Indonesia.

Transaksi IHSG sebesa 11.18 T serta asing net buy sebesar 664.59 M. Secara sektoral, sektor properti, teknologi, energi, vasic material, keuangan menjadi penopang IHSG. sementara dari saham MDKA, BUKA, ESSA turut  menjadi penopang IHSG sampai akhir perdagangan.

Pada perdagangan Jumat 22 Maret IHSG diprediksi akan bergerak menguat pada rentan 7300 - 7370. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti BBYB, SMGR, MNCN, AGRO.

Disclaimer On


Lastest Post