Daily Research 22 Mei 2023

Profindo Research 22 Mei 2023

Bursa Saham Amerika bergerak melemah pada Jumat (19/5), didorong oleh antisipasi investor setelah negosiasi mengenai batas atas utang US ditunda, kebijakan kenaikan suku bunga masih tidak menentu.

DJIA -0.33%, S&P500 -0.14%, Nasdaq -0.24%

 

Bursa Saham Eropa bergerak menguat pada Jumat (19/5), didorong oleh gelombang optimisme investor bahwa gagal bayar utang US dapat dihindari, data konsumsi Inggris menunjukkan penguatan.

Dax +0.69%, FTSE 100 +0.19%, CAC40 +0.61%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada Jumat (19/5), didorong oleh peningkatan harapan dari investor bahwa US akan meningkatkan batas atas utang US dan menghindari gagal bayar, penurunan pendapatan Alibaba kuartalan dan potensi pelemahan ekonomi China menjadi pemberat.

Nikkei +0.77%, HSI -1.40%, Shanghai -0.42%, KOSPI +0.89%

 

Harga emas menguat ke level $2000 pada Jumat (19/5), Harga minyak WTI melemah ke level $71.56 pada Jumat (19/5).

Gold +1.03%, WTI Oil –0.71%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Jumat 19 Mei 2023, IHSG ditutup pada level 6700.56 menguat sebesar +0.56%. IHSG dibuka di zona hijau hingga penutupan pasar. Secara teknikal, IHSG berada di resisten psikologis 6700 dan berpotensi kembali menguat menuju resisten minor di harga 6750.

Selama 1 minggu sebelumnya, IHSG melemah sebesar -0.11% dikarenakan aksi waspada investor mengenai ketidakpastian kebijakan US menanggapi potensi gagal bayar utang US. Penurunan masif dari komoditas batubaral, nikel, dan minyak bumi menjadi pendorong saham-saham siklikal ikut melemah.

Transaksi IHSG sebesar 10.418 T serta asing net buy sebesar 1.04 T. Peningkatan dari big banks dan sektor telco menjadi pendorong penguatan IHSG. Pada perdagangan Senin 22 Mei 2023, IHSG diprediksi akan menguat. Saham-saham yang dapat diperhatikan ASII, JSMR, BBNI, BIRD, MDLN, dan BNBR.

Disclaimer On.


Lastest Post