Daily Research 23 Mei 2023

Profindo Research 23 Mei 2023

Bursa Saham Amerika bergerak beragam pada Senin (22/5), didorong oleh kebijakan investor dalam menunggu keputusan pemerintah US terhadap batas atas utang US.

DJIA -0.42%, S&P500 +0.02%, Nasdaq +0.50%

 

Bursa Saham Eropa bergerak relatif datar pada Senin (22/5), didorong oleh aksi menunggu investor terhadap hasil pembahasan dari batas atas utang US.

Dax -0.32%, FTSE 100 +0.18%, CAC40 -0.18%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak sebagian besar menguat pada Senin (22/5), didorong oleh optimisme investor terhadap potensi relasi antara US dengan China yang membaik disebabkan ketidakpastian hasil negosiasi batas atas utang US dalam menghindari gagal bayar.

Nikkei +0.90%, HSI +1.17%, Shanghai +0.39%, KOSPI +0.76%

 

Harga emas melemah ke level $1992 pada Senin (22/5), Harga minyak WTI menguat ke level $71.99 pada Senin (22/5).

Gold -0.41%, WTI Oil +0.62%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Senin 22 Mei 2023, IHSG ditutup pada level 6729.086 menguat sebesar +0.43%. IHSG dibuka di zona merah dan berhasil menguat memasuki zona hijau hingga penutupan pasar. Secara teknikal, IHSG berpotensi membentuk swing low barunya dengan ditandai oleh potensi menguatnya indikator StochRSI dan MACD.

Transaksi IHSG sebesar 11.094 T serta asing net buy sebesar 182.71 M. Peningkatan dari saham big banks dan rebound sektor energi menjadi pendorong penguatan IHSG. Pada perdagangan Selasa 23 Mei 2023, IHSG diprediksi akan kembali menguat. Saham-saham yang dapat diperhatikan SMRA, AGII, MAPI, CARS, ELIT, dan SICO.

Disclaimer On.


Lastest Post