Daily Research 24 Oktober 2023

Profindo Research 24 Oktober 2023

Bursa Saham Amerika bergerak melemah pada Senin (23/10), didorong oleh Penurunan dari sector energi dan finansial yang melemah seiring dengan laporan keuangan yang akan rilis minggu depan.

DJIA -0.58%, Nasdaq +0.27%, S&P500 -0.17%

 

Bursa Saham Eropa bergerak beragam pada Senin (23/10), didorong oleh yield bond dari UK dan Jerman yang menurun, komoditas Brent Oil yang menurun, tetapi sector kesehatan meningkat.

FTSE 100 -0.37%, Dax +0.02%, CAC40 +0.50%

 

Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada Senin (23/10), didorong tekanan dari kenaikan yield Treasury, rilis laporan keuangan menjadi pantauan ketat.

Nikkei -0.83%, HSI 0.00%, Shanghai -1.47%

 

Harga emas melemah ke level $1984 pada Senin (23/10), Harga minyak WTI melemah ke level $86.03 pada Senin (23/10).

Gold -0.50%, WTI Oil -2.33%

 

Indeks Harga Saham Gabungan

 

Pada perdagangan Senin 23 Oktober 2023, IHSG ditutup pada level 6741.96 melemah -1.57%. IHSG dibuka di zona merah dan terus melemah tajam hingga penutupan pasar. Secara teknikal, IHSG breakdown area support horizontal dan EMA 200. Indikator stochRSI dan MACD menunjukkan pelemahan.

Transaksi IHSG sebesar 8.749 T serta asing net sell sebesar 590 M. Penurunan signifikan dari saham BREN, sektor energi, dan sektor perbankan besar menjadi pendorong pelemahan tajam IHSG.

Pada perdagangan Selasa 24 Oktober 2023, IHSG diprediksi akan melemah menuju support 6700. Saham-saham yang dapat diperhatikan BBRI, NISP, ASSA, dan PNLF.

Disclaimer On.


Lastest Post