Bursa Saham Amerika ditutup melemah pada Senin (03/03).
DJIA -1.48%, Nasdaq -2.64%, S&P500 -1.76%
Bursa Saham Eropa ditutup menguat pada Senin (03/03).
FTSE 100 +0.70%, Dax +2.64%, CAC40 +1.09%
Bursa Saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada Senin (03/03).
Nikkei +1.70%, HSI +0.28%, Shanghai -0.12%
Harga emas menguat ke level $2901.10 pada Senin (03/03), Harga minyak Brent menguat di level $76.51 pada Senin (03/03).
Gold +1.85%, Brent Oil +1.30%
Pada perdagangan Senin 03 Maret 2025, IHSG ditutup pada level 6519.66 menguat +3.97%.
IHSG menguat seiring dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang hari ini mengumpulkan pelaku pasar dan juga Otoritas Jasa Keuangan terkait anjloknya IHSG pada akhir pekan lalu, Jumat (28/2/2025).
Salah satu langkah yang sedang dipertimbangkan adalah kebijakan terkait short selling. BEI akan mendengar masukan dari para pelaku pasar guna menentukan apakah kebijakan ini dapat diterapkan dan sejauh mana dampaknya terhadap stabilitas indeks.
Dari global, pelaku pasar masih menantikan klarifikasi dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk menjatuhkan tarif terhadap sejumlah negara mitra dagang utama AS pada pekan ini.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick memberitahukan kepada Fox New pada Minggu (02/03), bahwa tarif yang akan dijatuhkan terhadap Meksiko dan Kanada yang di mulai hari Selasa (04/02) masih bersifat cair atau fluid yang berarti bisa lebih rendah dari usulan 25 persen.
Sementara itu, tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap China sudah ditetapkan.
Indeks Harga Saham Gabungan
Transaksi IHSG sebesar 15.804 T serta asing mencatatkan net sell sebesar 137.91 M di All Market. Secara sektoral, seluruh sektor mengalami penguatan kecuali sektor kesehatan yang mengalami pelemahan. Pada perdagangan Selasa 04 Maret IHSG diprediksi konsolidasi yang bergerak pada rentang 6657 - 6470 Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti RATU, JPFA, PSAB.
Disclaimer On