Pada perdagangan Selasa 24 Februari 2026, IHSG ditutup pada level 8.280,83 melemah -1,37%. Transaksi IHSG sebesar Rp29,57 T serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp621 Miliar di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka menguat tetapi dilanjutkan melemah hingga ditutup koreksi tajam. Penurunan IHSG ditengarai karena beberapa faktor seperti defisit APBN yang berpotensi menurunkan likuiditas pasar, gejolak geopolitik global antara US-Iran, ketidakpastian ekonomi global karena tarif US, hingga aksi taking profit dari pelaku pasar karena khawatir terjadi bubble di pasar saham US dan global. IHSG masih dibayangi dengan potensi koreksi lebih tajam mengingat kemungkinan inflasi tinggi di kuartal 1 2026 yang dapat berdampak pada outflow asing karena pelemahan Rupiah. Pada perdagangan Rabu 25 Februari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.240 – 8.490. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti JKON, PRDA, dan SOCI.