Pada perdagangan Rabu 25 Februari 2026, IHSG ditutup pada level 8.322,23 menguat +0,5%. Transaksi IHSG sebesar Rp29,89 T serta investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp1,18 Triliun di Pasar Reguler. Pasar saham dibuka menguat melanjutkan trend jangka pendek. Sektor basic materials khususnya kertas, emas, nikel, hingga timah menjadi penopang kenaikan IHSG. Ketidakpastian geopolitik global masih menjadi sentimen penguatan komoditas dunia sehingga emiten komoditas menjadi pilihan untuk investasi para pelaku pasar. Pada perdagangan Kamis 26 Februari 2026, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 8.240 – 8.490. Saham – saham yang dapat diperhatikan seperti TOWR, KLBF, dan MTEL.