News

INDONESIA-JEPANG SEPAKAT PERCEPAT BLOK MASELA DI TENGAH PERANG AS-IRAN

2026-03-30 14:22:33 | category : BIS | company id : EKOM

08851739 IQPlus, (30/3) - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto menyampaikan Indonesia dan Jepang sepakat untuk mempercepat pengembangan proyek gas bumi Lapangan Abadi, Blok Masela, Maluku, di tengah perang yang berlangsung antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. "ya, semua pihak sepakat untuk percepatan," ujar Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto, kepada ANTARA ketika dihubungi dari Jakarta, Senin. Djoksis menyampaikan pembahasan progres pengembangan Blok Masela berlangsung dengan baik dan terus menunjukkan kemajuan. "(Pembahasan) terus ber-progress, berlangsung bagus," ucap Djoksis. Untuk diketahui, Djoksis bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang guna memperkuat kerja sama strategis kedua negara. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan sektor energi menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam lawatan tersebut. Ia mengatakan kerja sama bidang energi dengan Jepang memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam konteks tersebut, ia mengatakan Menteri ESDM memiliki peran untuk memastikan setiap peluang kerja sama di sektor energi dapat diterjemahkan menjadi kesepakatan yang konkret. Sebelumnya, pada Minggu (15/3), Bahlil telah bertemu CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda, menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan proyek Blok Masela yang memiliki kesepakatan investasi mencapai USD 20 miliar (sekitar Rp339 triliun). Proyek Blok Masela dinilai memiliki nilai penggerak ekonomi baru bagi Indonesia Timur, sekaligus sumber pasokan gas besar untuk industri nasional di masa depan. Duta Besar RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Nurmala Kartini Sjahrir menyampaikan kesepakatan pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela merupakan tonggak sejarah bagi ketahanan energi nasional. KBRI Tokyo akan terus melakukan fungsi fasilitasi agar tahap Front-End Engineering and Design (FEED) dapat berjalan tepat waktu pada kuartal III 2026, sehingga dapat mencapai target produksi pada 2029-2030. (end/ant)



Tanggal Category Headline Details
2026-03-30 14:22:33 BIS INDONESIA-JEPANG SEPAKAT PERCEPAT BLOK MASELA DI TENGAH PERANG AS-IRAN 08851739 IQPlus, (30/3) - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto menyampaikan Indon... Readmore
2026-03-30 14:23:48 BIS CITA MINERAL INVESTINDO RAIH PENJUALAN Rp2,68 TRILIUN DI 2025 08851811 IQPlus, (30/3) - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) meraih penjualan bersih sebesar Rp2,68 triliun hingga 31 Desember 2025 naik dari Rp2... Readmore
2026-03-30 13:59:19 BIS MENTAN : INFRASTRUKTUR DAN STOK PANGAN AMAN HADAPI GODZILA EL NINO 08850348 IQPlus, (30/3) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan infrastruktur pertanian untuk menjaga produksi padi dan stok pa... Readmore
2026-03-30 13:58:49 BIS DJP : LAPORAN SPT CAPAI 9,7 JUTA PER 29 MARET 08850141 IQPlus, (30/3) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat jumlah pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Pen... Readmore
2026-03-30 13:44:33 BIS HELMI ARIF TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM BCIC 08849401 IQPlus, (30/3) - Helmi Arif Hidayat selaku Direktur PT. Bank Jtrust Indonesia Tbk. (BCIC) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada t... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com