News

PERTAMINA DIMINTA JAGA KETAHANAN ENERGI NASIONAL

2026-03-03 16:18:30 | category : BIS | company id : EKOM

06158662 IQPlus, (3/3) - Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Tetty Paruntu, meminta PT Pertamina (Persero) memperkuat langkah antisipatif dalam pengadaan dan distribusi energi nasional sebagai respons terhadap ketegangan geopolitik melibatkan Iran dan Amerika Serikat yang kembali memicu lonjakan volatilitas harga minyak dunia. "Kita tidak boleh lengah. Stabilitas energi adalah fondasi stabilitas ekonomi nasional," kata Christiany di Jakarta, Selasa. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah bahkan memunculkan kekhawatiran terganggunya jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan minyak global. Dalam asumsi APBN 2026, harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipatok sebesar 70 dolar AS per barel, namun perkembangan situasi global berpotensi mendorong harga melampaui angka tersebut dan memberi tekanan serius terhadap fiskal negara. Ia mengingatkan bahwa Indonesia masih mengimpor minyak mentah, BBM, dan LPG dengan nilai mencapai sekitar 15 miliar dolar AS atau setara lebih dari Rp250 triliun per tahun. Ketergantungan pada pasokan dari kawasan Timur Tengah membuat Indonesia sangat sensitif terhadap gejolak harga global. Menurut Christiany, setiap kenaikan harga minyak mentah di atas asumsi APBN dapat berdampak langsung pada peningkatan beban subsidi dan kompensasi energi. Jika harga minyak dunia melonjak hingga mendekati 80-100 dolar AS per barel sebagaimana diproyeksikan sejumlah analis global, tekanan terhadap APBN, nilai tukar rupiah, serta inflasi domestik berpotensi meningkat. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kecukupan stok dan kelancaran distribusi, terutama periode Ramadan dan Idul Fitri di mana konsumsi energi masyarakat meningkat signifikan. Penguatan cadangan operasional, diversifikasi sumber impor, serta optimalisasi kilang domestik dinilai menjadi langkah strategis untuk memitigasi risiko gangguan pasokan. Menutup pernyataannya, Christiany Eugenia Paruntu menegaskan komitmennya di Komisi VI DPR RI untuk terus mengawal kebijakan ketahanan energi nasional. Ia berharap pemerintah dan Pertamina dapat bersinergi menjaga stabilitas pasokan dan harga energi di Indonesia, sehingga masyarakat tetap terlindungi dari dampak gejolak geopolitik global dan tekanan ekonomi yang lebih luas. (end/ant)



Tanggal Category Headline Details
2026-03-03 16:18:30 BIS PERTAMINA DIMINTA JAGA KETAHANAN ENERGI NASIONAL 06158662 IQPlus, (3/3) - Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Tetty Paruntu, meminta PT Pertamina (Persero) memperkuat langkah antisipatif da... Readmore
2026-03-03 16:20:03 BIS INTI DOT COT TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM NFCX 06158763 IQPlus, (3/3) - 1 INTI DOT COM selaku pemegang saham PT NFX Indonesia Tbk (NFCX) telah menembah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 3 M... Readmore
2026-03-03 16:24:16 BIS IHSG SESI II DITUTUP MELEMAH 77 POIN DI LEVEL 7.939 06159009 IQPlus, (3/3) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 77,066 Poin atau 0,961% di level 7.939, 767 pada perdagangan sesi II ha... Readmore
2026-03-03 16:32:09 BIS PERKUAT DIGITALISASI PAJAK, PEMKOT KUPANG GANDENG BANK-BANK HIMBARA 06159454 IQPlus, (3/3) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggandeng bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) d... Readmore
2026-03-02 06:51:07 BIS PGN SEBUT WNTS PEMPING AKAN PASOK 30 BBTUD GAS UNTUK BATAM 06024655 IQPlus, (2/3) - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan pasokan gas dari West Natuna Transportation System (WNTS) Pulau Pemping akan memp... Readmore

Start learning, Fast Earning

Easy guide to Start

Download ProClick

Customer Service
021 – 5093 1888
customerservice@profindo.com